Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Oktober 2022 | 23.21 WIB

Apel, KSAD Ingatkan Prajurit TNI AD Tak Terlibat Politik Praktis

TEGAS. KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan TNI AD di Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/10). (Sahrul Yunizar/Jawapos) - Image

TEGAS. KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan TNI AD di Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/10). (Sahrul Yunizar/Jawapos)

JawaPos.com - TNI AD melaksanakan Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Rabu (26/10). Tidak kurang 3.451 personel Angkatan Darat hadir dalam apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Dalam kesempatan itu, dia memastikan kesiapan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak terlibat dalam urusan politik praktis pada pemilu serentak 2024 mendatang.

Dudung menegaskan bahwa tidak boleh ada satupun prajurit TNI AD yang terlibat politik praktis. Seluruhnya wajib netral.

"Saya tekankan kembali kepada seluruh jajaran agar tetap netral, tidak mendukung siapapun," tegas orang nomor satu di Angkatan Darat itu.

Apabila kedapatan ada prajurit TNI AD yang tidak netral, mendukung salah satu pihak dalam penyelenggaraan pemilu nanti, dia memastikan bakal ada sanksi. "Akan kami proses secara hukum. Karena sudah dari dulu yang namanya TNI AD itu harus netral, tidak boleh memilih salah satu calon," kata dia.

Berkenaan dengan pengamanan KTT G20, Dudung menjelaskan bahwa TNI AD sebagai pembina kekuatan sudah memastikan seluruh prajurit yang ditugaskan dalam perhelatan tersebut dalam keadaan siap. "Orang per orang sudah siap untuk melaksanakan tugas," imbuhnya.

Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu menuturkan, dalam pelaksanaan tugas tersebut mereka akan bekerja di bawah komando Mabes TNI. "Kami hanya memberikan kekuatan saja," tambah dia.

Di luar itu, KSAD meminta anak buahnya terus melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo. "Beliau menyampaikan agar membantu pemulihan perekonomian untuk mengatasi kemungkinan terjadinya rawan pangan. Sehingga TNI AD melakukan kegiatan-kegiatan signifikan," kata dia.

Misalnya meningkatkan ketahanan pangan melalui penanaman tumbuhan produktif. Kemudian menggerek hasil pertanian dengan cara menggarap lahan-lahan tidur milik Angkatan Darat.

"Dan hasilnya diserahkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19," ucap orang nomor satu di TNI AD itu.

Selain KSAD sebagai pimpinan TNI AD, dalam apel gelar pasukan tersebut turut hadir beberapa perwira tinggi Angkatan Darat. Mulai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto, Panglima Kostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Iwan Setiawan, hingga Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Untung Budiharto. Mereka turut serta makan bersama KSAD dan ribuan prajurit TNI AD yang hadir di Monas.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore