Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Maret 2017 | 01.12 WIB

Kerja Sama Militer Indonesia-Australia Berlanjut, Begini Penjelasan Menhan

Menhan Ryamizard Ryacudu. - Image

Menhan Ryamizard Ryacudu.

JawaPos.com - Indonesia resmi menjalin lagi kerja sama militer dengan Australia, setelah sebelumnya adanya penghentian sementara. Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, dilanjutkannya kerja sama tersebut dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.


"Iya dilanjutkan (kerja sama). Mau apa lagi masa mau musuh-musuhan terus," ujar Ryamizard di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/2).


Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut juga menambahkan, pihak Australia juga telah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi insiden pelecehan terhadap lambang negara Indonesia. "Mereka sudah minta maaf, ya selesai," katanya.


Sekadar informasi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebelumnya mengaku sangat kecewa atas sikap dari militer Autralia yang melecehakan ideologi Bangsa Indonesia, Pancasila. Tindakan pelecehan militer negeri kanguru itu dianggapnya sangat menyakitkan.


Gatot menjelaskan, lambang negara yang dihina oleh militer Australia salah satunya adalah menyebut Pancasila menjadi pancagila. Oleh karena itu tidak ada pilihan lain untuk menghentikan kerja sama itu. (cr2/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore