Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Maret 2017 | 21.13 WIB

Hasil Kunjungan Raja Salman, Densus 88 Harus Diperkuat

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dalam kunjungannya ke Indonesia secara tegas menyatakan dukungannya dalam memerangi terorisme dan radikalisme. Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, dengan dukungan itu, unit-unit anti-teror seperti Densus 88 Mabes Polri harus diperkuat.

"Dengan kesepakatan ini, Arab Saudi secara tidak langsung mengingatkan Indonesia tentang betapa seriusnya ancaman terorisme masa kini. Dan ini harus berdampak pada penguatan pasukan anti teror," kata Bamsoet panggilan akrab Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulisnya kepada INDOPOS (Jawa Pos Group) di Jakarta Minggu (5/3).

Menurut mantan sekretaris fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) ini, kerjasama tersebut diyakini sebagai pilihan dan kehendak Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. Sehingga, kesepakatannya langsung ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Kepolisian Kerajaan Arab Saudi Usman al Mughrij di Istana Bogor, Rabu (1/3) kemarin.

Sebelum kesepakatan itu ditandatangani, Raja Salman juga telah mengutus Usman al Mughrij, menemui Jenderal Tito di Jakarta pada Selasa 28 Februari 2017. Keduanya membahas strategi menangkal potensi ancaman terorisme.

"Dari pertemuan itu, Indonesia dan Arab Saudi sepakat memerangi kejahatan lintas negara. Ada belasan poin kesepakatan. Tetapi prioritasnya adalah merespons terorisme masa kini," jelas Politikus yang gemar mengendarai motor besar ini.

Bamsoet menilai, pilihan Arab Saudi untuk menjadikan Polri sebagai mitra mencerminkan kepercayaan dan pengakuan akan kompetensi dan kualifikasi Polri memerangi terorisme. Kerja sama Polri-Kepolisian Kerajaan Arab Saudi tampak jelas masuk dalam prioritas Raja Salman, karena dokumen nota kesepahaman kepolisian kedua negara itu termasuk dalam 11 nota kesepahaman yang sudah disiapkan untuk ditandatangani para pejabat kedua negara.

"Seperti dikemukakan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Mohammad Abdullah Alshuaibi, yang terpenting adalah kesepakatan memerangi ISIS. Karena itu, Polri dan Kepolisian Kerajaan Arab Saudi merumuskan strategi memerangi terorisme dan pendanaannya," tandasnya. (dil/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore