Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Desember 2023 | 14.30 WIB

Berpihak, Berkisah, dan Berdampak: Prospek Dokumenter Pendek Kita Hari Ini

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

Wisisi Nit Meke membuat penonton bergoyang dengan kentalnya musik Wisisi yang menjadi nyawa sekujur film. Senandung Senyap berinovasi dengan penggunaan vibrasi dan teks yang mengikutsertakan kawan-kawan tuli sebagai audiens –bukan semata objek. Dan Sailum berkisah lewat pendekatan esaistis, di mana Felix menarasikan kisah personal, bukan selayaknya Morgan Freeman atau David Attenborough dalam dokumenter-dokumenter pedagogis Barat.

Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah bagaimana memastikan keberlanjutan dari film-film tersebut. Dalam salah satu sesi DOC Talk FFD 2023, ada skema bernama distribusi dampak yang ditawarkan In-Docs (organisasi pengembangan dokumenter Indonesia).

Menurut In-Docs, distribusi dampak berbeda dari distribusi film secara tradisional, yang berfokus pada menjangkau sebanyak-banyaknya penonton. Distribusi dampak idealnya justru menargetkan beberapa kelompok penonton. Disesuaikan dengan tujuan pembuatan dokumenternya. Bukan sekadar advokasi berapi-api, tetapi soal memantik beberapa hal, mulai kesadaran sosial hingga perubahan besar.

Dalam konsep ini, sineas dapat bekerja sama dengan mereka yang disebut In-Docs sebagai changemakers. Ini pihak di luar tim produksi yang memiliki sejumlah kapasitas tertentu dalam meluaskan dampak film kepada targeted audience. Misalnya, lembaga sosial masyarakat (LSM) dan institusi pendidikan. Pihak sineas dan changemakers kemudian dapat menyusun serangkaian program penunjang pemutaran seperti diskusi dan lokakarya.

Bukan sebuah perkara mudah, tentunya. Apalagi jika mengingat konsep tersebut –sampai sejauh ini– sangat bergantung pada sokongan donor. Namun, bagi penggiat dokumenter, secara garis besar ini menjadi angin segar. Skena dokumenter kita tentu akan semakin berkembang jika banyak pintu terbuka untuk mengeksplorasi gaya tutur, berpihak, dan di saat bersamaan dapat menghasilkan dampak. (*)

---

MOSES PARLINDUNGAN OMPUSUNGGU, Dokumenteris dan kritikus dokumenter. Peraih Film Dokumenter Panjang Indonesia Terbaik FFD 2022 dan Special Mention Sayembara Kritik Film Dewan Kesenian Jakarta 2023. Mengelola rumah produksi Atmakanta Studio of Innovative Documentary

(@atmakantastudio) dan media investigasi digital Pantau Hoaks (@pantauhoaks).

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore