Suwardi, Petugas dari Sektor 1 Daker Madinah sedang merapikan kamar di hotel Safwat Almadina Hotel uang akan dihuni oleh kloter pertama jemaah haji Indonesia. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
JawaPos.com – Sehari sebelum kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia, salah satu hotel yang akan ditempati jemaah di Madinah telah diperiksa langsung oleh tim Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Madinah.
Hotel itu adalah Safwat Almadina, sebuah akomodasi 16 lantai yang berdiri megah di jalur utama King Fahd, hanya berjarak beberapa langkah dari halaman Masjid Nabawi.
Dari pintu lobi ke halaman masjid, waktu tempuhnya tak lebih dari lima menit dengan berjalan kaki. Bahkan, saat berdiri di depan hotel, kubah Masjid Nabawi tampak jelas mengintip di sela deretan pohon palem.
Posisi strategis ini menjadikan Safwat Almadina sebagai salah satu hotel paling dekat dengan Masjid Nabawi yang digunakan oleh jemaah haji Indonesia tahun ini.
Pengecekan hotel dilakukan bersama Kepala Sektor 1 Daker Madinah, Djumadi Wali, pada Kamis (1/5). Ia memastikan bahwa hotel siap menyambut jemaah dengan standar kenyamanan yang layak.
“Hotel ini berada di Sektor 1 yang memang menjadi titik paling padat karena berhadapan langsung dengan Masjid Nabawi,” kata Djumadi. Ia menambahkan bahwa 18 hotel di sektor ini telah dicek, termasuk kesiapan kamar, fasilitas, dan jalur pergerakan jemaah.
Saat masuk ke dalam kamar Safwat Almadina, suasana terasa bersih. Beberapa kamar memiliki konfigurasi 3 atau 4 tempat tidur single bed dengan sprei putih bersih dan pencahayaan cukup terang.
Di atas masing-masing tempat tidur, sudah tersedia sejadah dan Al-Qur’an, sementara di sudut kamar terdapat lemari, televisi, teko pemanas, serta gelas, fasilitas sederhana namun mencukupi kebutuhan harian jemaah.
Yang menarik, setiap kamar memiliki akses wifi dan di lorong hotel juga tersedia dispenser air panas dan dingin untuk kebutuhan minum jemaah. Di dalam kamar mandi, selain perlengkapan standar seperti shower dan toilet, juga tersedia pengering rambut.
Menurut Djumadi, keunggulan Sektor 1 bukan hanya karena kedekatannya dengan masjid, tetapi juga karena tingginya intensitas jemaah yang berlalu-lalang di sekitar hotel, termasuk dari sektor lain.
Oleh sebab itu, petugas Sektor 1 telah disiagakan untuk melayani bukan hanya jemaah dari hotel itu, tapi juga siap membantu jemaah sektor lain yang tersesat atau mencari arah menuju Masjid Nabawi.
Petugas sektor juga telah diberikan pemahaman soal edukasi ibadah Arbain, agar jemaah tidak memaksakan diri menyelesaikan 40 waktu salat jika kondisi tidak memungkinkan.
“Sejak di tanah air, kami sudah tekankan, ibadah itu harus proporsional. Jangan memaksakan diri demi mengejar arbahin jika fisik tidak mendukung. Kesehatan tetap prioritas,” ujarnya.
Dengan pengecekan kamar yang sudah dilakukan, serta kesiapan layanan yang telah disimulasikan, Safwat Almadina menjadi bukti bahwa PPIH menaruh perhatian besar pada kenyamanan jemaah Indonesia di fase awal ibadah haji.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
