
Membuat visualisasi infografis secara mudah dengan Samsung Galaxy Z Fold7. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Beberapa tahun lalu, smartphone lipat mungkin masih dianggap sebagai 'gadget eksperimental' yang hanya menarik perhatian segelintir pengguna.
Tapi kini, tren perangkat lipat semakin matang dan mulai diterima lebih luas, bahkan menjadi kategori tersendiri di pasar ponsel premium. Samsung, sebagai pionir di lini ini, konsisten mendorong inovasi dengan seri Galaxy Z Fold-nya.
Generasi terbarunya, Galaxy Z Fold7, bahkan bukan hanya hadir dengan desain lipat yang semakin elegan, tapi juga membawa fitur cerdas berbasis Al seperti Gemini yang kian canggih, yang didalamnya terdapat fitur Canvas.
Fitur AI di Samsung juga bisa dikatakan lebih canggih. Lebih advance. Bahkan jika membandingkan dengan kompetitor di segmen yang sama, AI di perangkat Samsung Galaxy Z Fold7 lebih 'beyond'.
Ditambah dukungan Multi Window dan layar utama yang semakin lega, kombinasi ini membuat Fold7 tak sekadar perangkat gaya hidup, melainkan juga alat produktivitas yang bisa menggantikan banyak fungsi laptop.
JawaPos.com berkesempatan menjajal smartphone ini untuk bekerja sehari-hari. Baik sebagai seorang wartawan, jurnalis, atau simulasi pekerja kantoran biasa dengan lingkungan sosialnya yang riuh, padat aktivitas dan rencana.
Gemini menjadi sorotan utama di Galaxy Z Fold7. Gemini bukan sekedar Chatbot, karena berkat fitur tersebut Galaxy Z Fold7 bisa berubah menjadi ruang kerja interaktif yang membantu pengguna menuangkan ide dalam bentuk teks, grafik, bahkan kode aplikasi dan use case yang lebih luas.
Misalnya, hanya dengan mengetik perintah singkat, draft tulisan atau visualisasi data bisa langsung muncul dalam hitungan detik. Pengguna dapat:
- Membuat draf tulisan atau kode secara instan.
- Mengedit gaya bahasa, panjang teks, hingga nada komunikasi.
- Mengubah ide menjadi infografis, kuis, atau aplikasi prototipe.
- Mengekspor hasil kerja ke Google Docs untuk kolaborasi lebih lanjut.
Kolaborasi real-time dengan AI ini menjadikan Galaxy Z Fold7 bukan sekadar smartphone, tapi juga asisten kreatif personal. Dan tentunya profesional.
Membuat visualisasi infografis secara mudah dengan Samsung Galaxy Z Fold7. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Kombinasi layar besar dengan fitur Multi Window menjadikan multitasking terasa natural. Galaxy Z Fold7 memungkinkan pengguna membuka hingga empat aplikasi sekaligus, baik dalam tampilan split-screen maupun pop-up.
Sebagai contoh, pengguna bisa membuka Gemini Canvas di satu sisi, aplikasi browser di sisi lain, sambil tetap mengakses email di jendela pop-up. Gestur sederhana, seperti menggeser dua jari untuk split-screen—membuat perpindahan antar-aplikasi lebih efisien.
Bagi pekerja kreatif atau profesional, kemampuan ini sangat membantu saat harus menyusun laporan sambil melakukan riset cepat, atau membandingkan beberapa data dalam satu layar.
Daya tarik utama Galaxy Z Fold7 tetap pada layar lipatnya yang kini membentang hingga 8 inci. Panel Dynamic AMOLED 2X ini mendukung refresh rate adaptif 120 Hz, kecerahan puncak 2.600 nits, dan fitur Vision Booster. Hasilnya, layar tetap nyaman digunakan bahkan di bawah terik matahari.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
