Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 02.15 WIB

MSCI Pertahankan Status Emerging Market, Pemerintah Gaspol Reformasi Pasar Modal

Investor melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui Handphone di Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Investor melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui Handphone di Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa hasil Morgan Stanley Capital International (MSCI) market review 2026 menjadi momentum untuk mempercepat reformasi pasar modal Indonesia.

Sebagaimana diketahui, MSCI baru saja meluncurkan Market Classification Review yang dirilis pada 24 Juni 2026 mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market.

Airlangga mengatakan, laporan MSCI yang menetapkan Indonesia pada status Emerging Market menunjukkan fundamental ekonomi nasional dan aksesibilitas pasar Indonesia tetap kuat.

“Fokus kami adalah memastikan setiap agenda reformasi tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten sehingga memberi dampak nyata terhadap transparansi, integritas pasar, dan kepercayaan investor,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (25/6).

Airlangga melanjutkan, pemerintah optimistis pasar modal Indonesia akan semakin transparan, efisien, dan terpercaya, sehingga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi utama di kawasan sekaligus menjaga statusnya sebagai Emerging Market.

“Dengan implementasi reformasi yang konsisten, ditopang fundamental ekonomi yang kuat dan stabilitas makroekonomi yang terjaga,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah juga melihat potensi adanya evaluasi yang dilakukan oleh MSCI pada siklus MSCI Index Review November 2026, dan menjadikan konsistensi serta efektivitas pelaksanaan sebagai dasar penilaian atas perlakuan yang tepat bagi pasar Indonesia ke depan.

Oleh karena itu, Pemerintah bersama OJK, BEI, KSEI, dan Bank Indonesia berkomitmen mempercepat dan membuktikan pelaksanaan reformasi secara nyata sebelum tinjauan tersebut.

Percepatan dilakukan melalui penguatan pengawasan, peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham, penyempurnaan tata kelola perusahaan tercatat, penguatan integritas perdagangan, serta penegakan hukum yang lebih efektif.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore