
Pembukaan Public Sector Governance Summit (PSGS) 2026 yang diselenggarakan Kompartemen Akuntan Sektor Publik (KASP) IAI di Auditorium Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, Kamis (25/6). (Istimewa)
JawaPos.com – Dinamika ekonomi global, transformasi digital, perubahan iklim, dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik, menuntut pengelolaan keuangan negara tidak hanya akuntabel, tetapi juga berorientasi pada dampak bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menegaskan komitmennya dalam tata kelola dan pengelolaan sumber saya manusia (SDM) yan berkualitas. Ini diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Ardan Adiperdana, dalam pembukaan Public Sector Governance Summit (PSGS) 2026 yang diselenggarakan Kompartemen Akuntan Sektor Publik (KASP) IAI di Auditorium Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, Kamis (25/6).
“Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang kita miliki, tetapi oleh kualitas tata kelola yang mampu mengubah sumber daya tersebut menjadi kesejahteraan yang berkelanjutan. Setiap rupiah yang dikelola negara harus mampu menghasilkan kepercayaan, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ardan.
PSGS 2026 menghadirkan sejumlah pembicara kunci, antara lain Wakil Ketua BPK Budi Prijono, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Anggota BPK Prof. Akhsanul Khaq, Chair International Public Sector Accounting Standards (IPSAS) Board Thomas Muller Marques Berger, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta pembicara lain dari institusi sektor publik di Indonesia.
Menurut Ardan, dunia saat ini tengah mengalami pergeseran paradigma tata kelola dan pelaporan. Fokus pengelolaan sektor publik tidak lagi hanya pada bagaimana anggaran dibelanjakan, tetapi juga pada dampak yang dihasilkan terhadap kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
Perkembangan global menunjukkan bahwa praktik sustainability disclosure telah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Standar internasional yang dikembangkan oleh International Public Sector Accounting Standards Board (IPSASB) serta IFRS Sustainability Disclosure Standards mendorong organisasi untuk mengungkapkan informasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) secara lebih komprehensif.
Bahkan, IPSASB saat ini tengah mengembangkan Public Sector Sustainability Reporting Standards (PSRS) yang diproyeksikan menjadi tonggak baru pelaporan keberlanjutan pemerintah di berbagai negara.
“Bagi Indonesia, perkembangan ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Kesiapan regulasi, kapasitas sumber daya manusia, dan integrasi sistem pelaporan perlu terus diperkuat agar pengelolaan keuangan negara semakin berorientasi pada hasil dan dampak,” kata Ardan.
Menurut Ardan, transformasi tata kelola sektor publik tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pemeriksa, regulator, organisasi profesi, akademisi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
“PSGS 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi perkembangan global di bidang akuntansi dan pelaporan keberlanjutan sektor publik, sekaligus mempercepat terciptanya nilai publik yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Ardan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022