Ilustrasi Bansos PKH dan BPNT cair. (Pexels)
JawaPos.com - Kabar baik datang bagi jutaan keluarga penerima manfaat. Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat untuk periode November 2025.
Sejumlah daerah sudah mulai mencairkan dana melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang disalurkan lewat Bank BNI. Informasi mengenai pencairan ini ramai dibagikan masyarakat di berbagai daerah melalui kanal resmi dan laporan lapangan.
Berdasarkan pantauan terkini, saldo PKH dan BPNT telah masuk ke rekening sebagian penerima di beberapa wilayah, di antaranya Sulawesi Utara, Karanganyar (Jawa Tengah), Bekasi, Banjar, Jakarta Utara, Indramayu, Kuningan, hingga Cimahi (Jawa Barat).
Daerah yang Sudah Menerima Pencairan
Beberapa penerima di wilayah berikut melaporkan saldo mereka telah bertambah dengan nominal bervariasi, tergantung kategori penerima PKH:
- Sulawesi Utara (BNI): Rp 975.000
- Karanganyar, Jawa Tengah (BNI): Rp 750.000
- Bekasi, Jawa Barat (BNI): Rp 600.000
- Banjar, Jawa Barat (BNI): Rp 600.000
- Jakarta Utara (BNI): Rp 1.100.000
- Indramayu, Jawa Barat (BNI): Rp 750.000
- Kuningan, Jawa Barat (BNI): Rp 600.000
- Cimahi, Jawa Barat (BNI): Rp 600.000
Besaran bantuan berbeda tergantung kategori keluarga penerima, mulai dari ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Pencairan Dilakukan Bertahap
Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa pencairan tidak dilakukan serentak di seluruh daerah. Penyaluran berlangsung bertahap sesuai jadwal masing-masing wilayah dan kesiapan bank penyalur.
Penerima yang belum mendapatkan saldo diminta untuk bersabar dan rutin memeriksa saldo KKS, baik melalui ATM BNI, e-warong, maupun aplikasi mobile banking.
Program PKH dan BPNT tahap 4 ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu keluarga berpendapatan rendah menghadapi tekanan ekonomi di akhir tahun, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.
Tips Aman Mengecek Saldo KKS
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan petugas bansos. Kemensos tidak pernah meminta biaya atau data pribadi melalui pesan WhatsApp maupun media sosial.
Beberapa cara aman untuk mengecek status pencairan antara lain:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
