
Menparekraf 2020-2024 sekaligus Pebisnis Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi pembicara dalam HSBC Business Update 2025 di Hotel Sheraton Surabaya, Rabu (25/6). (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indonesia dinilai tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketegangan geopolitik yang terus bereskalasi. Mulai dari kondisi di Timur Tengah hingga perang tarif Amerika-Tiongkok.
Hal itu disampaikan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno saat menjadi pembicara dalam HSBC Business Update 2025, di Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (25/6). Sandiaga menyelipkan cerita tentang rencana perjalanannya pada 2 Juli.
Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa ketegangan global khususnya di Timur Tengah, Ukraina dan Yaman berdampak langsung pada perjalanan internasional. "Trip saya menuju London tanggal 2 Juli harus saya pikir ulang karena teman-teman ada yang stranded di Doha, Dubai, Abu Dhabi, juga closed air space," terangnya.
Ia menambahkan, beberapa penerbangan harus mengubah rute secara signifikan. Sementara itu, stabilitas politik di Indonesia patut disyukuri.
"Alhamdulillah, Tanah Air kita masih stabil. Walaupun dunia sedang mengalami ketegangan, pertumbuhan ekonomi kita tetap berada di kisaran 4,8 hingga 4,9 persen. Harapannya bisa kembali ke 5 persen tahun ini," ujar Sandiaga yang kini kembali terjun dalam dunia bisnis.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan inovasi di tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh disrupsi. UMKM dan pelaku sektor riil harus mulai menerapkan lean innovation, cepat uji coba, cepat adaptasi.
"Kita hidup di zaman yang bukan hanya menuntut kecepatan, tapi juga adaptasi, inovasi, dan kolaborasi," ujarnya.
Dalam pemaparannya, Sandiaga menyebut bahawa dunia sedang shifting yakni menuju ekonomi digital dan berkelanjutan. Untuk itu, pebisnis Indonesia diharap mampu segera melakukan transisi ke ekonomi digital dan green economy.
"Saya baru kembali dari Tiongkok, dan mereka melihat momen global ini sebagai kesempatan untuk mempercepat transformasi digital dan green economy. Indonesia harus cepat tanggap mengambil peluang serupa," pungkasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
