Petani tebu sedang panen. Dari tebu yang diolah di pabrik, lantas menghasilkan gula. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak usaha PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggandeng Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) guna memenuhi kebutuhan modal kerja petani dalam melakukan budidaya tanaman tebu.
"Modal kerja menjadi kebutuhan mitra petani tebu, untuk itu SGN bersinergi dengan LPDB KUMKM untuk mendukung pembiayaan petani tebu. Harapannya budidaya tebu dapat terlaksana dengan optimal dan produktivitas meningkat untuk mendukung pencapaian program ketahanan pangan komoditi gula nasional", terang Aris Toharisman Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam keterangannya.
LPDB-KUMKM sebagai lembaga yang menyalurkan pembiayaan kepada koperasi memberikan dukungan kepada para koperasi-koperasi petani tebu di bawah kemitraan SGN sehingga mampu mengakselerasi kemandirian gula nasional.
"Lewat MOU yang dilakukan SGN denegan LPDB, petani dapat memanfaatkan program LPDB melalui koperasinya masing-masing. Harapannya supaya kesejahteraan petani meningkat" jelas Supomo Direktur Utama LPDB-KUMKM.
Pihaknya menyampaikan kerjasama yang akan dilakukan bukanlah hal baru, sebelumnya LPDB-KUMKM sudah pernah melakukan pembiayaan terhadap koperasi petani tebu di PG Semboro.
Menurutnya, saat ini SGN memiliki infrastruktur untuk bisa memonitor perkembangan kemajuan pekerjaan ditingkatkan petani atau manajemen tanam komoditi tebu dengan sistem e-farming sehingga akan memperkecil risiko kalau pembiayaan tersebut tidak digunakan sebagaimana semestinya.
"Kami sudah pernah melakukan pembiayaan terhadap koperasi petani di PG Semboro, sehingga diskusi kami dengan tim SGN tinggal penyempurnaan, tujuannya untuk mensejahterakan UKM diantaranya petani tebu”, ujar Supomo lebih lanjut.
Hingga saat ini setidaknya 28 pabrik gula SGN melaksanakan aktivitas giling tebu tahun 2023, yakni PG Bunga Mayang, PG Cinta Manis, PG Sragi, PG Mojo, PG Rendeng, PG Lestari, PG Sudhono, PG Poerwodadie, PG Redjosarie, PG Pagottan, PG Tjoekir, PG Meritjan, PG Pesantren Baru, PG Ngadiredjo, PG Modjopanggoong, PG Kremboong, PG Gempolkrep, PG Djombang Baru, PG Kedawoeng, PG Wonolangan, PG Gending, PG Djatiroto, PG Semboro, PG Wringinanom, PG Pandjie, PG Assembagoes, PG Pradjekan, PG Glenmore.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
