Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 September 2021 | 22.45 WIB

Stock Split, BCA Jangkau Investor Ritel Lebih Luas

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyetujui pemecahan saham yang beredar alias stock split. Rasionya adalah 1 banding 5. Artinya, 1 saham yang beredar saat ini bakal dipecah menjadi 5 bonds baru.

"Aksi korporasi ini diharapkan membuat harga saham BCA lebih terjangkau oleh investor ritel," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja seusai RUPSLB Kamis (23/9).

Menurut dia, investor ritel, termasuk generasi milenial di pasar modal Indonesia, memiliki ketertarikan yang kuat untuk berinvestasi di emiten berkode BBCA. Harapannya, saham BBCA lebih terjangkau bagi milenial.

"Juga dilandasi komitmen BCA dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia," tuturnya.

Saat ini nilai nominal per saham BCA Rp 62,5 dan saat stock split akan menjadi Rp 12,5. Namun, mengacu harga pasar beberapa waktu terakhir berkisar Rp 32 ribu, setelah pemecahan bonds harganya sekitar Rp 6.400 per lembar.

Dengan begitu, investor dapat membeli 1 lot saham BBCA dengan harga sekitar Rp 640 ribu. Nilai tersebut lebih rendah daripada harga saat ini di kisaran Rp 3,2 juta.

Jahja menyebutkan, perseroan akan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memproses stock split. "Perkiraannya rampung pada Oktober 2021," ujarnya.

Hingga perdagangan tutup, saham BCA menguat 125 poin atau 0,38 persen di level Rp 32.900 per saham.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore