
Photo
JawaPos.com - Anak usaha Pelindo II, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melalukan Pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Sehingga total keseluruhan emiten di pasar modal saat ini berjumlah 588 emiten.
Dalam debut perdananya, harga saham IPCC naik Rp85 atau 5,18 persen menjadi Rp1,725 per saham, dari harga Penawaran Umum Perdana (PUP) Rp1.640 per saham. Volume perdagangan saham di pasar reguler hingga waktu tersebut mencapai 3.002.400 unit dengan nilai transaksi sebesar Rp5,16 miliar. Adapun frekuensi perdagangan saham IPCC sebanyak 211 kali.
Sebagai informasi, Perusahaan bidang jasa bongkar muat barang dari dan ke kapal serta jasa terminal kendaraan itu tersebut, melepas sahamnya sebanyak 561,101 juta saham seharga Rp100 per unit atau sebesar 30 persen dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan setelah PUP.
Chiefy Adi Kusmargono, Direktur Utama IPCC mengemukakan, dari aksi korporasi ini Perseroan memperoleh tambahan modal Rp 920,2 miliar. Sebesar 50 persem dana dari PUP ini akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka pengembangan usaha yang meliputi pengembangan terminal, perluasan lahan, penambahan kapasitas dan fasilitas serta peralatan pendukung. Sebesar 25 persen untuk perpanjangan kontrak sewa lahan jangka panjang.
"Sisanya 25 persen untuk modal kerja Perseroan guna mendukung kegiatan operasional," tandasnya.
Dia menambahkan, PUP saham anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Indonesia Port Corporation (IPC) itu mengalami kelebihan permintaan sebanyak dua kali. Manajemen IPCC menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek (joint lead underwriters/JLU), yaitu PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan RHB bertindak sebagai agen penjual internasional (international selling agent).
Chiefy mengatakan, IPCC memberikan jasa pelayanan terminal kendaraan meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving, dan Delivery. Perseroan juga melayani pelayanan jasa lainnya, yaitu Vehicle Processing Center (VPC), Equipment Processing Center (EPC), Port Stock dan Transhipment Roro Services.
"IPCC tidak hanya menyediakan jasa terminal untuk mobil, tapi juga untuk alat berat, truk, bus, dan suku cadang," tuturnya
IPCC, lanjut dia, memiliki beberapa keunggulan, di antaranya menjadi satu-satunya perusahaan pengelola terminal komersial yang memberikan jasa pelayanan terminal kendaraan di negara terpadat ke-4 di dunia. Selain itu, Perseroan memiliki 100 persen captive market untuk ekspor-impor kendaraan, dan margin bisnis menarik.
"Ke depan, IPCC memiliki pasar yang akan berkembang pesat. Ini didukung oleh basis klien yang solid, penguasaan lahan yang terjamin dan ekspansi yang terencana dengan baik, serta tim manajemen yang sangat berpengalaman," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
