Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Juni 2018 | 14.54 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut, Ini Salah Satu Penyebabnya

Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer - Image

Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer

JawaPos.com - Kembali melemahnya laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuka peluang pelemahan kembali dimana pelaku pasar lebih memilih untuk pegang sejumlah mata uang safe haven.


Padahal, analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengajarkan dari dalam negeri tidak terlalu banyak berita negatif terkecuali rencana Bank Indonesia yang berencana kembali menaikan tingkat suku bunga acuannya.


“Tampaknya belum sepenuhnya terefleksi pada pergerakan Rupiah. Adapun Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 14.123 dan resisten 13.996,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/6).


Reza menjelaskan, pergerakan dolar yang melemah setelah terimbas terapresiasinya EUR tampaknya kurang direspons positif oleh Rupiah yang cenderung melemah.


“Pergerakan USD melemah setelah indeks aktivitas bisnis diperkirakan akan melemah,” tuturnya.


Sementara, adanya rencana Bank sentral Eropa untuk memperbaiki iklim moneter di kawasan Uni Eropa berhasil membuat EUR menguat.


“Dari dalam negeri, tampaknya pelaku pasar masih terlihat panik dengan adanya sentimen perang dagang antara Tiongkok dan AS serta rencana kenaikan suku bunga acuan BI sehingga untuk sementara menjauhi Rupiah,” tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore