
Ilustrasi kencan di restoran. (Pexels/Jep Gambardella)
JawaPos.com - Beberapa pasangan tidak terbiasa terbuka soal finansial kepada kekasihnya. Namun, beberapa yang lainnya merasa lebih nyaman kalau sudah buka-bukaan urusan 'dapur'.
Apalagi jika hubungan dirasa sudah matang, dan kemungkinan besar berlanjut ke jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan. Malah ada juga lho yang bareng-bareng menyicil KPR (kredit pemilikan rumah) atau menabung aset tanah maupun biaya pernikahan sejak masa pacaran.
Sayangnya, tidak sedikit pula hubungan romansa yang kandas di tengah jalan. Masalah pun muncul saat keduanya kadung punya akun tabungan bersama atau tanggungan bersama, KPR misalnya.
Lantas, harusnya seperti apa sih pengaturan keuangan yang bijak bagi pasangan kekasih? Pada tahap awal, apakah perlu si laki-laki menangung seluruh biaya kencan, atau lebih baik split bill?
Perencana keuangan (financial planner) dari Mitra Rencana Edukadi (MRE), Mike Rini Sutikno menuturkan, pengaturan keuangan bagi pasangan yang sedang menjalin hubungan pacaran merupakan hal yang penting untuk diperhatikan.
"Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam mengatur keuangan bersama saat masih berpacaran, termasuk apakah sebaiknya melakukan pembagian biaya secara adil atau memiliki akun tabungan bersama untuk persiapan masa depan," kata Mike kepada JawaPos.com, Selasa (5/3).
Pertama, mengenai pembagian biaya. Banyak pasangan yang memilih untuk melakukan pembagian biaya secara adil atau yang biasa disebut dengan "split bill".
Pendekatan ini dapat dianggap sebagai cara yang adil karena masing-masing pasangan bertanggung jawab atas pengeluaran mereka sendiri. Kelebihan dari pendekatan ini adalah mencegah terjadinya ketegangan diantara pasangan terkait dengan masalah keuangan.
Selain itu, cara ini juga dapat membantu pasangan untuk belajar mengelola keuangan mereka sendiri sebelum memasuki tahap pernikahan.
Namun, kelemahan dari pembagian biaya secara adil adalah kurangnya kesadaran akan kebutuhan dan keinginan pasangan masing-masing. Terkadang, salah satu pasangan mungkin memiliki penghasilan yang lebih tinggi daripada pasangannya.
Sehingga pembagian biaya secara adil dapat menjadi tidak seimbang. Hal ini dapat menimbulkan ketidakpuasan diantara pasangan dan mempengaruhi hubungan mereka.
"Untuk split bill ini, saya kira fleksibel saja. Umumnya memang pihak pria yang membayar pengeluaran saat pacaran, hitung-hitung latihan menjadi pencari nafkah. Namun, saat si pria tidak punya uang, maka pihak wanita dapat berinisiatif untuk melakukan penghematan atau sesekali membayar biaya pacaran. Ibaratnya susah senang ditanggung bersama," jelas Mike.
Selain pembagian biaya, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah apakah pasangan perlu memiliki akun tabungan bersama untuk persiapan masa depan, seperti menikah atau membeli rumah.
Menurut Mike, memiliki akun tabungan bersama dapat membantu pasangan untuk mengumpulkan dana secara bersama-sama untuk tujuan-tujuan tertentu. Hal ini dapat memberikan rasa tanggung jawab dan komitmen yang lebih besar diantara pasangan.
Kelebihan dari memiliki akun tabungan bersama adalah memudahkan pasangan untuk merencanakan dan mengelola keuangan mereka secara bersama-sama. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi wadah untuk membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi bersama-sama sejak dini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
