Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Juli 2022 | 01.08 WIB

Indonesia Negara Muslim Besar, Mengapa BSI Repot-repot ke UEA?

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama BSI Hery Gunardi  saat melakukan kunjungan ke Dubai menindaklanjuti penguatan kerja sama oleh pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Joko Widodo ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (1/7/2022) lalu. - Image

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama BSI Hery Gunardi saat melakukan kunjungan ke Dubai menindaklanjuti penguatan kerja sama oleh pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Joko Widodo ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (1/7/2022) lalu.

JawaPos.com - Membuka representative office PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), merupakan salah satu upaya menjadi top 10 bank syariah terbesar di dunia pada 2025. Terlebih, Timur Tengah menjadi kawasan strategis bagi pengembangan bisnis keuangan syariah.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menuturkan, kawasan itu menawarkan potensi bisnis yang sangat besar dan potensial. Di antaranya, haji dan umrah. Mengingat, Indonesia menjadi penyumbang terbesar jemaah haji di Arab Saudi.

Dari sisi perdagangan (bilateral trade), Indonesia memiliki volume perdagangan yang signifikan dengan Dewan Kerja Sama untuk Negara Arab di Teluk alias Gulf Cooperation Council (GCC). Khususnya Arab Saudi dan UEA yang mencapai USD 6,87 miliar atau setara Rp 96 triliun pada 2020.

"Pemerintah telah menerbitkan global sovereign sukuk di Nasdaq Dubai. Sebanyak 30 persen investor berasal dari kawasan Timur Tengah," ujarnya akhir pekan lalu.

Selain itu, kawasan tersebut saat ini menggalakkan proyek pembangunan dengan visi beyond oil development. Jadi, semakin banyak negara di Timur Tengah, khususnya GCC, yang mulai melakukan diversifikasi pembangunan dari oil-based revenue dengan non-oil-based revenue. Khususnya dari aspek jasa dan akan semakin investment friendly.

"UEA adalah pusat keuangan Islam. Beberapa perdagangan bilateral memiliki volume yang sangat signifikan. Yakni, letter of credit dan trade finance antara Indonesia dan negara kawasan GCC," jelasnya.

Di sisi lain, ekosistem digital banking menjadi salah satu penopang kinerja perusahaan. Hery menyatakan, transformasi digital adalah inti dari arah pengembangan perusahaan untuk bisa bersanding dengan jajaran bank syariah kelas dunia. BSI Mobile akan menjadi superapps yang menyediakan layanan transaksi perbankan, sosial, dan spiritual (ziswaf) sehingga menjadi ekosistem digital syariah.

Direktur Teknologi Informasi BSI Achmad Syafii menyebutkan, BSI Mobile memiliki lebih dari 3,9 juta user. Per Desember 2021, transaksi kumulatif mencapai 124,54 juta atau tumbuh sekitar 169 persen secara YoY.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore