
Ilustrasi Gedung DPR
JawaPos.com – Saat ini hampir seluruh kementerian memiliki badan penelitian dan pengembangan (litbang) masing-masing. Di tengah pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sinas-Iptek), beredar kabar bahwa badan-badan litbang di kementerian tersebut bakal dilebur.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) misalnya memiliki Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang). Diantara tugas rutin badan ini adalah menyelenggarakan Ujian Nasional (Unas) dan urusan pengkajian kurikulum serta perbukuan.
Kemudian di Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki Badan Penelitian dan PEngembangan (Balitbang) Pertanian. Selain itu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memiliki Balitbang Perhubungan, Kementerian Agama (Kemenag) memiliki Badan Litbang dan Pendidikan Latihan (Balitbang-Diklat).
Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe mengatakan sampai saat ini pembahasan RUU Sinas-Iptek masih terus bergulir.
’’Isu terkait (keberadaan, Red) lembaga litbang juga masih dalam pembahasan,’’ katanya di sela seminar tentang Urgensi Audit Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 di Jakarta Jumat (7/12).
Jumain menjelaskan di tengah pembahasan RUU Sinas-Iptek saat ini sedang dibahas dua skenario penanganan badan litbang di kementerian-kementerian itu. Jumain tidak menampik bahwa ada wacana apakah perlu sebuah badan baru yang melingkupi badan-badan litbang tersebut.
Dengan adanya badan baru tersebut, maka badan-badan litbang yang ada di kementerian dicabut. Kemudian dipindah ke badan baru yang lebih besar itu.
Sehingga bisa diatur supaya penelitian di badan litbang satu dan lainnya tidak tumpang tindih.
Skenario yang kedua adalah memperkuat peran Kemenristekdikti. ’’Memperkuat peran Kemenristekdikti untuk mengkoordinasikan (badan-badan litbang di kementerian, Red),’’ tuturnya.
Jumain mengatakan selama ini peran Kemenristekdikti terhadap badan-badan litbang itu terlaul umum. Hanya sebatas mengkoordinasikan kebijakan secara umuam saja.
’’Apakah (Kemenristekdikti, Red) ke depan bisa ikut dalam proses penganggaran dan penyusuna program-program, ini masih dikaji,’’ terangnya.
Dia menegaskan yang menjadi penekanan saat ini adalah penguatan fungsi Kemenristekdikti terhadap badan-badan litbang di kementerian. Tujuannya adalah supaya anggaran dana riset di badan litbang kementerian-kementerian tersebut bisa efektif.
Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa anggaran riset dan penelitian di badan litbang kementerian-kementerian jika dikumpulkan cukup besar. Jumlahnya mencapai Rp 24,9 triliun.
Namun sayangnya dengan anggaran yang besar dan diecer-ecer ke banyak kementerian itu, belum terlalu menghasilkan produk penelitian yang signifikan.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
