
Elis Nurlatifah (kiri) dan Dede Wahyudin menggendong bayi kembarnya Muhammad Prabowo dan Muhammad Sandiaga, di kediamannya, Bandung Barat Minggu (24/3/19).
Tak ada maksud politis di balik pemberian nama bayi-bayi ini. Semata bentuk rasa hormat orang tua masing-masing kepada Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
RAGIL P. IRMALIA, Bandung Barat
AHMAD KHAIRUDIN, Sragen
---
BETAPA kaget para tetangga mendapat undangan itu. Memang, di situ tertulis bahwa hajatannya adalah syukuran kelahiran bayi. Tapi, kok yang mengundang Joko Widodo Ma'ruf?
''Mereka mungkin tidak menyangka bahwa itu nama bayinya, hehehe,'' kata Suwarno, ayah si bayi, kepada Jawa Pos Radar Solo.
Anak ketiga pasangan Suwarno dan Heni itu lahir pada 11 Januari lalu di RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Sragen, Jawa Tengah. "Prediksi saat USG (ultrasonografi) cewek, tetapi setelah lahir ternyata cowok. Karena belum menyiapkan nama laki-laki, ya sudah, kasih nama idola saya, Joko Widodo Ma'ruf," kata warga Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, itu kepada Jawa Pos Radar Solo.
Nama panggilannya pun sama dengan calon presiden nomor urut 01, Jokowi. Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini, Jokowi berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin.
Tak butuh waktu lama bagi Joko Widodo Ma'ruf untuk mendapatkan penantang. Sekitar dua bulan berselang, di Bandung Barat, Jawa Barat, persisnya 20 Maret lalu, lahirlah Muhammad Prabowo-Muhammad Sandiaga.
Bayi kembar identik putra pasangan Dede Wahyudin-Elis Nurlatifah itu hanya terpisah 3 menit. Bowo dulu yang lahir, disusul Sandi.
Sejak istrinya hamil, Dede memang berencana memberi si bayi kelak dengan nama Prabowo Subianto. Itu jika terlahir laki-laki. Ternyata beneran lahir laki-laki. Plus bonus satu bayi laki-laki lagi.
Akhirnya, dipilihlah M. Prabowo dan M. Sandiaga sebagai nama kedua bayi yang lahir di RSUD Cilin, Kabupaten Bandung Barat, tersebut. Prabowo dan Sandiaga adalah nama paslon nomor urut 02 dalam pilpres yang berlangsung pada 17 April nanti.
"Saya kagum dengan Pak Prabowo sejak Pemilu 2014. Sejak itu, saya selalu ikuti perkembangannya, termasuk nonton beliau debat di televisi," ungkapnya kepada Jawa Pos di rumahnya di Kampung Bojongloa, Desa Pasirpagor, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat.
Tapi, setidaknya sampai saat Jawa Pos bertandang ke rumahnya pada 24 Maret lalu, Dede masih sulit mengenal mana yang Bowo, mana yang Sandi. Sebab, keduanya memang seperti pinang tak berbelah. Lha wong kembar identik.
Tidak demikian sang istri. Dari jarak agak jauh pun, dia bisa membedakan mana yang Bowo, mana yang Sandi. Caranya? Dari tingkah polahnya. "Bowo itu lebih kuat, lebih aktif. Sedangkan Sandi lebih kalem dan santai," ucap Elis, lantas tertawa.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
