Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 20.49 WIB

Tantangan Antar Logistik Pemilu ke Wilayah Terjauh, Pakai Jalur Sungai, Sekitar 9 Jam dari Ibu Kota Kabupaten

SIAP DISTRIBUSI: Petugas mengemas logistik Pemilu 2024 di gedung KPU Kota Palangka Raya, Rabu (7/2). - Image

SIAP DISTRIBUSI: Petugas mengemas logistik Pemilu 2024 di gedung KPU Kota Palangka Raya, Rabu (7/2).

Uut Murung dan Seribu Riam berada di perbatasan Kalteng dan Kaltim yang hanya bisa diakses dengan jalur sungai dari ibu kota kabupaten. Di ibu kota provinsi saja, KPU setempat melakukan antisipasi berlapis di tengah musim hujan yang melanda.

DADANG-NOVIA-IRFAN JURAYZ, Palangka Raya

---

DARI Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah (Kalteng), ke Puruk Cahu, ibu kota Kabupaten Murung Raya, saja sekitar 12 jam. Jadi, bisa dibayangkan beratnya perjalanan mengantarkan logistik pemilu ke dua kecamatan terjauh di kabupaten tersebut: Uut Murung dan Seribu Riam.

Apalagi, sebagian besar wilayah Kalteng di hari-hari ini hingga hari pencoblosan pada 14 Februari nanti diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Otomatis butuh kewaspadaan ekstra untuk tim pengirim.

KPU Kalteng memastikan akan mendahulukan pengiriman logistik pemilu ke Uut Murung dan Seribu Riam sebagai wilayah terjauh dulu. Pengiriman bakal dilakukan Sabtu (10/2).

"Distribusi H-3 secara berjenjang dari gudang KPU kabupaten/kota ke PPK, terus PPS, terakhir di TPS dengan tiba di TPS H-1. Pelaksanaannya mempertimbangkan prinsip efektif dan efisien,” kata Ketua KPU Kalteng Sastriadi kepada Kalteng Pos, Rabu (7/2).

Pengelompokan dan pengaturan, lanjut Sastriadi, dilakukan berdasar skala prioritas. "Waktu tempuh, jarak tempuh, jumlah/banyaknya beban logistik yang disalurkan, kondisi iklim/cuaca, geografis, dan moda transportasi," ujarnya.

Uut Murung berada di perbatasan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Timur. Persisnya di sisi utara dan timur. Di sisi baratnya, Uut Murung berbatasan dengan Seribu Riam.

Untuk menjangkau Uut Murung dari Puruk Cahu, dibutuhkan perjalanan jalur sungai menuju Desa Tumbang Topus. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu sekitar sembilan jam. Ke Seribu Riam yang berada di sisi baratnya tambah beberapa jam lagi, juga lewat sungai.

Ketua KPU Murung Raya (Mura) Okto Dinata memastikan logistik dalam kondisi baik meskipun daerah tersebut sempat dilanda banjir parah bulan lalu. ’’Kondisi logistik di Murung Raya pascabencana banjir dalam keadaan baik karena gudang logistik di KPU berada di dataran tinggi,’’ ujarnya.

Berbeda halnya dengan Mura, pendistribusian logistik pemilu di Kota Palangka Raya dilakukan serentak H-1 pencoblosan. Untuk mengantisipasi hujan dan banjir, KPU Kota Palangka Raya jauh-jauh hari sudah melakukan antisipasi.

Ketua KPU Kota Palangka Raya Joko Anggoro menjelaskan bahwa logistik sudah dikemas dua sampai tiga lapis plastik. ’’Kotak suara kami kemas dan kertas suara juga kami kemas,’’ ujar Joko.

Joko membeberkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk beberapa kelurahan di Kota Palangka Raya yang harus menggunakan transportasi air, seperti di daerah Kanarakan, Rakumpit, dan Danau Tundai. Joko menegaskan bahwa logistik pemilu dan TPS telah lengkap dan siap didistribusikan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore