BUAH KEGIGIHAN: Maretha Primadani menyiapkan single baru.
Claudia Emmanuela Santoso memenangi The Voice of Germany berkat ketelatenan mengasah bakat yang dimulai sejak berusia 4 tahun. Maretha Primadani juga memulainya sedari dini, dari lomba ke lomba, sampai kini membuahkan single serta jadwal menyanyi yang padat.
LAILATUL FITRIANI, Surabaya
---
MOMEN itu tak akan pernah terlupakan oleh Claudia Emmanuela Santoso. Ketika suara soprannya saat membawakan ’’Never Enough’’ berhasil membuat keempat juri memutar kursi dan memberikan standing ovation.
’’Kalau diingat ya masih nggak nyangka jadi orang Indonesia pertama, bahkan di Asia, yang memenangkan The Voice of Germany,” tutur Audi, sapaan akrabnya, saat dihubungi via telepon kemarin (26/6) tentang momen tak terlupakan pada 2019 itu.
Kesuksesan itu pun membukakan banyak pintu. Undangan tampil berdatangan.
Terbaru, Audi berkesempatan tampil di seremoni pembukaan Special Olympic World Games Berlin 2023 pada Sabtu (17/6) dua pekan lalu.
Perempuan 22 tahun asal Cirebon, Jawa Barat, itu pun bertemu dengan orang-orang penting di Jerman. Khalayak luas juga mulai mengenalnya.
Semua itu tentu tak dicapai dalam semalam. Sejak bayi, dia sudah diperdengarkan kaset-kaset musik. Begitu bisa berbicara, dia ikut menyanyikan lagu yang disetel. Kebiasaan itu dia lakukan berkali-kali, bahkan dia tidak akan tidur sebelum bernyanyi dan mendengarkan musik.
’’Pas nyanyi itu nggak fals, padahal masih kecil banget. Akhirnya sama orang tua didaftarkan ke sekolah musik. Dari situ aku tahu aku penginnya di musik,” ungkap Audi.
Usianya baru 4 tahun saat mulai kursus musik. Dia mengasah kemampuan tarik suaranya selama hampir 12 tahun. Berbagai kompetisi menyanyi dia jajal. Tak terkecuali ajang pencarian bakat seperti di sini seperti Akademi Fantasi (AFI) junior, Idola Cilik 2011, dan Mamamia 2014.
Barulah di 2018 dia berangkat ke Jerman untuk mengikuti Studienkolleg, sebuah institusi pendidikan yang mempersiapkan murid asing untuk penyetaraan ijazah. Ya, Audi ke Jerman dalam rangka melanjutkan studi.
Tepatnya di Universitas Ludwig Maximilian Munchen. Menginjak semester pertama, dia melihat poster audisi The Voice of Germany. Tak perlu berpikir dua kali Audi langsung mendaftar.
’’Orang kan punya jalannya masing-masing. Mungkin jalanku untuk dikenal orang memang lewat kompetisi,” imbuh mahasiswa akhir jurusan publizistik und kommunikation itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
