alexametrics
Cerita Minggu

Kenapa Nunung Tersandung di Lubang (Narkoba) yang Sama?

Marketing Bandar: Narkoba Bikin Semangat
21 Juli 2019, 18:42:06 WIB

Keluarga dan kawan-kawan mengaku tak pernah mendengar Nunung mengeluhkan kondisi fisik. Di lingkungan kerja dia juga dikenal disiplin. Tarzan meminta nama Srimulat tak dibawa-bawa dalam kasus ini.

NUNUNG punya (sakit) mag. Namun, bertahun-tahun tinggal serumah, tak sekali pun Empi pernah mendengar budenya itu mengeluh.

Meski jadwal pekerjaan sebagai seorang komedian tergolong padat.

“Kalaupun capek, mama (sapaan Empi ke Nunung, Red) paling minum jus bayam. Jarang terlihat minum obat atau vitamin,” kata Empi yang tinggal bersama Nunung di kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan, sejak kecil.

Bagus Permadi, putra Nunung yang tinggal di rumah yang sama, juga mengaku demikian. “Aktivitas mama sehari-hari itu ya seperti biasa, berangkat kerja, pulang, menimang cucu. Nggak pernah mengeluh apa pun,” kata putra Nunung dari pernikahan dengan suami pertamanya, Daniel Setyadi, tersebut.

Saat kali terakhir bertemu langsung dengan rekannya yang bernama lengkap Tri Retno Prayudati itu di halalbihalal sebulan lalu, Tarzan juga tak melihat ada yang berbeda. “Orangnya (Nunung) kelihatan baik-baik saja, gemuk juga,” kata komedian 74 tahun tersebut dalam jumpa pers di sebuah restoran di Jakarta Selatan.

Karena itu, keluarga maupun kawan-kawan dekat pun sangat kaget begitu mendengar kabar penangkapan komedian 56 tahun tersebut bersama sang suami, Iyan Sambiran, pada Jumat malam (20/7). Keduanya diamankan karena penyalahgunaan sabu-sabu.

Pelawak Toto Muryadi (Tarzan) (kiri), Anak dari pelawak Nunung Srimulat, Bagus Permadi (kedua kiri), Ketua Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol Siswandi (ketiga kanan), Kabul (Tessy) (kedua kanan) dan Pangat Bule alias Pangat Bagong (kanan) memberikan keterangan pers terkait kasus narkoba pelawak Nunung di Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Pelawak Nunung Srimulat ditangkap tim dari Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Jumat (19/7) karena kasus narkoba.(MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Polisi mengamankan barang bukti 0,36 gram yang dibeli dari Hadi Moheriyanto yang juga ikut ditangkap di hari yang sama. Nunung, seperti dikutip dari Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono, mengaku membeli sabu-sabu dari Hadi sejak tiga bulan lalu. “Tersangka mengaku memakai sabu untuk menambah stamina,” ucap Argo.

Nunung diketahui memesan sabu-sabu sebanyak 4 gram dengan harga per gram Rp 1,3 juta dari Hadi. Dia membayar dengan mencicil. Pada pemesanan pertama 2 gram, dia baru membayar Rp 1,5 juta. Padahal, rupiah yang harus dibayarkan Rp 2,6 juta. Nah, dia melunasi utang pemesanan pertama di pembelian kedua. “Pemesanan kedua 2 gram lagi. Nunung harus membayar Rp 3,7 juta,” jelas Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn.

Sebelum Nunung, tiga kawannya yang dibesarkan Srimulat juga tersandung kasus narkoba. Mereka adalah Polo, Gogon (kini almarhum), dan Tessy. Tapi, Tarzan yang juga dibesarkan Srimulat meminta nama grup lawak legendaris yang berdiri sejak 1950 itu tidak dibawa-bawa. “Setiap hal yang dilakukan anggotanya ya hasil keputusan pribadi,” kata komedian senior asal Malang, Jawa Timur, tersebut.

Tessy yang kini menjadi duta Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, setiap bertemu dengan sesama anggota Srimulat, dirinya selalu menanyakan kesehatan mereka. “Terutama soal narkoba. Sering lho saya ingatkan,” kata Tessy dengan nada suara sendu dalam jumpa pers yang sama, yang juga dihadiri Tarzan dan Polo bersama Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN).

Kepada kawan-kawannya, Tessy sering memaparkan apa dampak buruk penggunaan narkoba berdasar pengalaman. “Saya dulu sampai sulit ngomong karena pakai,” ungkap Tessy.

Komedian Nunung beserta suaminya Iyan Sambiran ditangkap polisi karena terjerat kasus narkotika. (Istimewa)

Polo aktif melakukan hal serupa. Sebab, dia tidak ingin ada temannya yang ikut jatuh ke lubang yang sama. “Dulu Mbak Nunung itu pas saya ketangkep, ikut prihatin lho dia. Sekarang kok malah dia yang pakai,” ujar Polo dengan nada sedih.

Para komedian yang pernah dibesarkan Srimulat masih rutin berkomunikasi. Selain punya grup WhatsApp, setiap bulan mereka berkumpul untuk arisan. Di sana mereka bertukar kabar dan candaan. Termasuk saling mengingatkan untuk menjauhi narkoba.

Namun, ada saatnya tiap anggota tidak tahu kehidupan pribadi rekan-rekan. “Misalnya, kalau tanda-tanda memakai (narkoba, Red), saya juga nggak bisa tahu, wong saya bukan dokter,” ucap Polo.

Terkait adanya kabar bahwa Nunung menggunakan narkoba lantaran jam kerjanya padat dan butuh tenaga, Polo mengungkapkan bahwa dirinya dulu mencoba barang haram itu tanpa ada maksud khusus. “Apa ya? Lebih ke gaya hidup aja. Soal katanya narkoba itu bikin semangat atau bikin bertenaga, itu sih strategi marketing bandar aja hahaha,” jelas Polo.

Di lokasi syuting Ini Talk Show, program acara di Net. tempatnya menjadi salah satu talent, Nunung dikenal disiplin. Selalu datang tepat waktu. “Selama ini, kalau datang syuting atau taping, tidak menunjukkan gejala atau gelagat apa-apa kok,” ungkap Vice President PR and Corporate Secretary NET. Dede Apriadi saat dihubungi Jawa Pos kemarin (20/7).

Menurut psikolog Ratih Ibrahim, dalih Nunung menggunakan sabu-sabu untuk meningkatkan stamina bekerja, seperti disampaikan polisi, masuk akal dari kacamata psikologi. Tuntutan kerja yang kerap absurd dan sulit dipenuhi dalam kondisi stamina biasa membuat pelaku dunia hiburan perlu doping atau energy booster. “Banyak faktor, misalnya ada fase terkenal dan tidak, lalu faktor kejar tayang yang menuntut dia harus terus prima,” jelas Ratih.

Penangkapan Nunung bersama Iyan Sambiran sendiri bisa dipandang sebagai upaya untuk memberikan efek jera. Tetapi, Ratih khawatir efeknya hanya sebentar. “Lebih mungkin kalau dia ditangkap karena mau dilihat lingkaran pertemanannya, dicari siapa pemasoknya,” ucap Ratih.

Menurut polisi, E, pemasok sabu-sabu kepada Hadi, sekarang memang tengah dikejar. Lokasinya sudah terdeteksi di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Tapi, detail profilnya belum bisa dibeber karena dikhawatirkan bisa membahayakan tim yang sedang mengejar,” kata Calvijn.

Kemarin Bagus sudah datang ke Rutan Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjenguk sang ibu. Dibawakannya pula baju ganti. Tapi, kecuali petugas, polisi belum mengizinkan siapa pun menemui Nunung dan suami. Alasannya, kasusnya masih dalam pengembangan. “Nanti ada waktunya jenguk,” kata Argo.

Ini Talk Show pun akhirnya harus jalan tanpa Nunung. Maya Septha yang juga pernah mengisi program yang sama berharap seniornya yang rendah hati dan lucu tersebut bisa tabah menghadapi semua. “Semoga bisa cepat selesai masalahnya Mami Nunung,” harapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (len/sam/gih/deb/c9/ttg)



Close Ads