Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Maret 2019 | 21.52 WIB

Band HIVI!, Palu, dan Jatuh, Bangkit Kembali!

Ilustrasi personel HIVI. (Istimewa) - Image

Ilustrasi personel HIVI. (Istimewa)

HIVI! mewujudkan mimpi anak-anak sebuah SMA di Palu yang sempat buyar akibat gempa dan tsunami. Seluruh keuntungan penjualan lagu dan merchandise Jatuh, Bangkit Kembali! juga bakal disumbangkan.


Glandy Burnama, Jakarta


---


GUNCANGAN itu memaksa pintu kelas terbuka sendiri. Braaak! Kepanikan langsung menjalar ke para personel HIVI! yang tengah berada di ruangan tersebut.


Apalagi, itu bukan gempa pertama yang menyambut HIVI! selama berada di Palu. Sehari sebelumnya, tepat setelah mereka mendarat, lindu kecil juga menggoyang ibu kota Sulawesi Tengah itu. Begitu pula malam harinya saat Ezra Mandira (gitar) bersama ketiga personel lain -Febrian Nindyo (gitar), Ilham Aditama (vokalis), dan Nadhia ''Neida'' Aleida (vokalis)- beristirahat di hotel.


Padahal, siang itu, 23 Desember 2018, sebentar lagi band yang merilis album debut Say Hi! To HIVI! pada 2012 tersebut harus tampil.


Menghibur para siswa SMA Al-Azhar Mandiri yang telah demikian lama menanti penampilan mereka.


''Kami yang merasakan sedikit saja sudah panik, bagaimana mereka yang sempat merasakan gempa yang lebih besar,'' ujar Ezra, gitaris HIVI!


Namun, pada akhirnya niat baik mengalahkan rasa panik...


***


24 November 2018 itu seharusnya menjadi hari bahagia untuk Alvitrah Surya Wijaya dan teman-temannya di SMA Al-Azhar Mandiri, Palu. Hari yang penuh canda tawa, musik, nyanyi bersama, dan gelak tawa.


Hari ketika Alvi dan teman-temannya bisa menyaksikan dan bertemu HIVI!. ''Dari hasil voting, banyak teman yang ingin agar HIVI! jadi bintang tamu acara tahun ini,'' kata Alvi saat dihubungi Jawa Pos via telepon.


Para personel HIVI! juga tak kalah antusias. Mereka memang ingin manggung di Palu karena belum pernah mampir ke sana. ''Biasanya kalau ke Sulawesi, seringnya ke Makassar aja,'' ujar Febri.


Tapi, malang tak dapat ditolak. Pada 28 September 2018, gempa dan tsunami menerjang Palu. Menghancurkan gedung, memutus akses ke berbagai tempat. Termasuk daerah sekitar SMA Al-Azhar Mandiri.


Selain mencemaskan keselamatan satu sama lain, ada satu hal lagi yang menjadi beban pikiran Alvi dan teman-teman satu sekolahnya. ''Acara kita nanti gimana ya? Jadi nggak ya?'' kata Alvi dengan suara bergetar.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore