
Anak tangga menuju Villa Massena Musee.
Siapa pun yang menjadi saksi hidup peristiwa tersebut pastilah mengingatnya sebagai lima menit paling mengerikan dalam hidupnya. Jalanan indah sepanjang Pantai Mediterania berubah menjadi horor dengan pemandangan mayat korban di mana-mana. Jawa Pos yang sejak tadi memperhatikan Illia dan kekasihnya sedang asyik berfoto menghampiri keduanya. Lalu, memperlihatkan video Pangeran Charles yang sedang berdoa menghadap foto-foto para korban tepat pada anak tangga yang dipakai kekasih Illia bergaya tadi.
Mereka sempat mencocokkan lokasi di dalam video tersebut dengan tempat keduanya berdiri. "Oh ya, pangeran pernah berada di sini," ujar Illia.
Illia langsung ingat serangan teror yang terjadi nyaris dua tahun lalu tersebut di Promenade des Anglais. Dia juga menceritakan apa yang dibacanya di media tentang serangan tersebut.
Tapi, apakah dia tidak khawatir dengan kemungkinan terulangnya kembali saat sedang berlibur bersama kekasihnya di Nice? Menurut Illia, tidak ada sedikit pun kekhawatiran tentang itu.
Bahkan, dia baru sadar lagi tentang peristiwa tersebut saat Jawa Pos mengingatkannya dengan video Pangeran Charles tersebut.
"Yang kami ingat adalah jalanan ini pernah dipakai syuting film The Transporter. Jason Statham ngebut di jalanan itu," sambung Illia menunjuk ke arah Promenade des Anglais.
Setelah puas berfoto di halaman Villa Massena Musee, keduanya melanjutkan jalan-jalan ke pinggiran pantai Mediterania. Sore itu hujan turun rintik-rintik. Meski begitu, semakin sore semakin banyak pengunjung yang datang.
Tak sampai sebulan sebelum peringatan dua tahun peristiwa teror terjadi, tidak tampak pengamanan berlebihan di sepanjang Promenade. Bahkan, bisa dikatakan nyaris tidak ada. Hanya 2-3 polisi yang melakukan patroli dengan mengendarai segway. Tanpa membawa senjata apa pun. Itu pun dilakukan sesekali saja.
Pelaku teror Mohamed Salmene Lahouaiej-Bouhlel adalah imigran asli Tunisia. Dia mendapat izin tinggal di Nice sejak 2005, setelah bekerja sebagai sopir truk jasa pengiriman.
Menurut polisi, sebelum serangan terjadi, dia sedang dalam proses bercerai dengan istrinya dan tengah mengalami masalah keuangan. Hanya berselang beberapa saat setelah peristiwa mengerikan itu terjadi, ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant, ada pula yang menyebutnya ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Peristiwa itu mengejutkan banyak kalangan di Nice. Apalagi, tak lebih dari 1 kilometer dari TKP, terdapat komunitas muslim cukup besar yang hidup berdampingan dengan damai bersama warga sekitar. Banyak berderet toko dan restoran halal yang dikelola warga muslim.
Jawa Pos menemui imam Masjid Al Wahda yang berada di kawasan Rue de Suisse, Nice. Dia adalah imigran asal Aljazair yang sudah bermukim di Nice selama 20 tahun. Bangunan yang digunakan untuk masjid Al Wahda adalah sebuah flat biasa berlantai dua dengan bentuk tidak beda dengan bangunan di kiri dan kanannya. Sekilas orang tidak akan tahu bahwa itu adalah masjid.
"Di sini masih sulit mendapatkan izin untuk membangun masjid agung (grand mosque)," ucap Rabie Khalifa, sang imam.
Meski demikian, jumlah muslim di kawasan itu terus bertambah dari tahun ke tahun. Kalau datang Jumat, ada sekitar 300 orang yang salat di Al Wahda.
Tentang kehidupan muslim di Nice setelah serangkaian serangan teror terjadi di seantero Prancis sejak 2015, Khalifa mengakui, ada dampak yang dirasakan. Terutama setelah pemerintah lebih ketat mengawasi warga muslim di sana.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
