Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 April 2018 | 21.22 WIB

Kisah Penderita Dissociative Identity Disorder

PENARI BALI: Anastasia Wella difoto sebagai Saraswati, salah satu kepribadian dari 10 yang ia miliki. - Image

PENARI BALI: Anastasia Wella difoto sebagai Saraswati, salah satu kepribadian dari 10 yang ia miliki.


Menurut dokter Wayan yang saat ini menangani tiga pasien DID, pengobatan utama tetap dengan menggunakan terapi yang dikombinasi dengan psikofarmaka. Atau obat yang berkhasiat terhadap SSP (sistem saraf pusat) dengan memengaruhi fungsi-fungsi psikis (rohaniah) dan mental. ”Kalau dia (pasien) depresi, diberikan obat antidepresan. Kalau cemas, diberikan obat anticemas,” katanya.


Hingga sekarang, setiap bulan Wella masih berkonsultasi ke dokter di Rumah Sakit Jiwa Islam Klender, Jakarta. Tiga jenis obat seharga Rp 120 ribu menjadi makanan wajib setiap hari.


Dalam sebulan, dia menghabiskan biaya sekitar Rp 4 juta untuk keperluan konsultasi dokter dan obat-obatan. ”Pokoknya mahal obatnya,” kata Wella. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore