Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2018 | 21.36 WIB

Sosok Kreatif, Selalu Membuat Sesuatu yang Berbeda

Yockie Prayogo - Image

Yockie Prayogo


Semakin sore, makin banyak pelayat yang datang. Komedian Indro Warkop pun terlihat di antara kerumunan pelayat yang berpakaian serbahitam. Rupanya, Indro juga punya kenangan dengan Yockie. Saat masih kecil, seusia SD atau SMP, sekitar 1970, Indro bertetangga dengan Yockie.


"Jam 12-an malam, Ndro, Ndro. Saya waktu itu masih kecil, ingat dia suaranya berat banget, tukaran botol dan minta air es," ungkap Indro, menirukan Yockie. Dia tidak tahu persis kenapa Yockie suka dengan air es. Tapi, pada 1970-an itu Yockie sudah sering pulang malam setelah main band.


Soal musik, Warkop DKI pun pernah menjalin kerja sama dengan God Bless saat masih ada Yockie. Warkop membuat parodinya. Selain Yockie, Ian Antono ikut terlibat. Bahkan, baju yang dipakai Warkop pun bekas personel God Bless. "Awalnya Black Dog (lagu yang dinyanyikan Led Zeppelin, Red), masuknya Suwe Ora Jamu (lagu berbahasa Jawa, Red). Jadi, setelah ada God Bless, kami Warkop Bless," ujar Indro, lantas tersenyum.


Pada pukul 15.35, mobil ambulans yang membawa jenazah Yockie tiba di TPU Karet Bivak. Butiran air yang turun dari langit seolah ikut mengiringi kepergian Yockie. Kesehatan pria kelahiran Demak, 14 September 1954, itu memang menurun sejak menggelar konser bertajuk Yockie Suryo Prayogo in Rock: Menjilat Matahari pada 11 Oktober 2017 di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan. Meskipun sejak lama dia mengidap penyakit diabetes dan harus disuntik insulin.


Adelani Puput Ayuningtyas, putri kedua Yockie dengan Indah Soekotjo, menuturkan bahwa kondisi Yockie kembali drop pada Sabtu malam (3/2). Dia buang air besar disertai darah. Keluarga pun langsung membawa Yockie dari rumahnya di Bumi Serpong Damai (BSD) ke Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya.


"Sampai di RS, tensi turun, jadi harus transfusi darah. Jadi, rawat inap. Hari Minggu tensi sudah naik menjadi 100, normal, jadi cukup baik," ujar Ayu. Tapi, setelah melewati Minggu hingga kemarin pagi, kondisi Yockie tiba-tiba drop sampai kritis. Hingga akhirnya meninggal dunia pada pukul 07.35 WIB.


Ayu mengungkapkan, Yockie mengidap diabetes sudah lama. Tapi, komplikasi terakhir yang lebih parah adalah adanya sirosis di liver, lalu pendarahan di kerongkongan, dan adanya tumor di otak. Yockie pun sering keluar masuk rumah sakit. Di rumah pun, kondisinya juga lemah dengan aktivitas terbatas. "Adik tiri saya bilang, dia (Yockie, Red) dibelikan piano kecil untuk anak-anak. Dia coba main-main. Kondisi memang naik turun," ungkap dia.


Yockie punya empat anak. Dari pernikahan dengan Indah Soekotjo, dia punya dua anak. Yakni Nara Putra Prayindra dan Adelani Puput Ayuningtyas. Sedangkan dari pernikahan dengan Tiwi Puspitasari, dia dikaruniai Reza Praditya Ramadhan dan Sarah Anjani Prabanda. Gerimis berubah menjadi hujan yang deras saat prosesi pemakaman Yockie. Ratusan pelayat tetap bertahan di bawah payung dari guyuran hujan. Sebagian lain berimpitan di dalam dua tenda putih itu. Doa mengalir deras bersamaan dengan air hujan sore itu. Selamat jalan, Yockie. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore