
SUMBER AIR : Kastaman (kanan) menunjukkan tebing tempat penemuan mata air di Gunung Gentong, kawasan Bromo Tengger Semeru, kepada Direktur Pengembangan SDA Kemendes Arimurti Suprapto (tengah).
Kermat lalu menginisiasi musyawarah rencana pembangunan. Sebagian besar warga tidak berpikir lain kecuali air. Akhirnya, dana desa tahun 2016 mereka gunakan untuk membangun infrastruktur penyalur air. Ada jaringan pipa dan tandon besar di setiap kampung. ”Dulu pertama nyambung cuma secuil jari, sekarang sudah 1 dim (seukuran pipa, Red),” kata Kermat.
Dua kepala desa itu berterima kasih, satu kepada para leluhur yang memberikan petunjuk, dua kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan dana. Sekarang kebutuhan air warga sudah terpenuhi.
Hanya, keduanya belum memutuskan untuk memberi nama pada mata air penyelamat mereka. Kastaman lebih suka menyebutnya ”Sumber Gentong” lantaran petunjuk Eyang Kuncung dan bentuk bukit yang menyerupai cawan raksasa. Sementara itu, Kermat mengusulkan untuk diberi nama ”Tirta Langgeng”.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
