
Ir Iriyanto MSc (53) sedang mengambil telur puyuh di peternakan Binalakami miliknya di Jalan Garuda Sakti - Jalan Sepakat, Panam, Pekanbaru.
Padahal bisnis utama Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Lancang Kuning ini adalah telur burung puyuh. Badai berakhir, dirinya kembali membangun bisnis di lokasi yang sama, namun dengan lahan yang lebih kecil.
"Ternak puyuh itu mudah dan tidak perlu lahan yang luas. Di sini akan diajarkan, 20 hari bisa beternak sendiri dengan modal dan lahan minim. Di sini ada 6.000 ekor dengan produksi 3000 butir telur perhari. Itu saja saya masih kewalahan memenuhi permintaan pasar," kata ayah dua anak ini.
Harga telur burung puyuh memang tidak seberapa. Anto saat ini melepasnya ke pembeli atau konsumen pada harga Rp 27 per butir. Namun menurutnya siklus hidup burung burung puyuh sangat cepat dan juga siklus bertelurnya. (***/iil/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
