Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2017 | 03.53 WIB

Mengunjungi Kampung Telur Asin di Gunung Anyar Gang 1

OMZET MENINGKAT: Kemas (kiri) bersama ibu-ibu PKK RT 5, RW 2, menunjukkan produk telur asin mereka. - Image

OMZET MENINGKAT: Kemas (kiri) bersama ibu-ibu PKK RT 5, RW 2, menunjukkan produk telur asin mereka.



Di Arab Saudi, banyak restoran Indonesia. Telur asin menjadi makanan khas yang seharusnya mejeng di sana. ”Nanti telurnya umrah duluan, yang bikin belakangan,” celetuk Rohmah.



Tiap butir telur yang kecil dibanderol Rp 3.000, sedangkan yang besar Rp 3.500. Telur asin dikemas apik dalam mika berukuran 25 x 25 sentimeter yang berisi 25 butir per wadah. Label bertulisan Telur Asin Ceria terselip di dalamnya.



Kini ibu-ibu PKK makin ceria. Mereka bisa mengantongi tambahan penghasilan untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Membantu keluarga mereka lebih sejahtera. Kemandirian ekonomi ditunjukkan ibu-ibu PKK melalui kegiatan yang produktif tersebut. (*/c16/oni/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore