Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 April 2017 | 00.51 WIB

Sensasi Berlayar dengan Kapal Pesiar Sekelas Hotel Bintang Lima (2)

ORANG LAUT: Wartawan Jawa Pos Taufiqurrahman bersama Kapten Ovation of the Seas Flemming Nielsen di ruang kemudi. - Image

ORANG LAUT: Wartawan Jawa Pos Taufiqurrahman bersama Kapten Ovation of the Seas Flemming Nielsen di ruang kemudi.



Panel tengah anjungan lebih kompleks dan besar. Berisi alat navigasi, radar, sistem kelistrikan, kontrol mesin, dan tangki bahan bakar. Pagi itu dua perwira duduk berjaga di meja konsol utama. Di belakangnya, seorang mualim kepala (quartermaster) berdiri mengawasi. Cuaca sedang bagus dan lautan sedang tenang. Begitu pula air muka mereka.



Nielsen menjelaskan, setiap waktu anjungan komando harus dijaga minimal oleh dua perwira dan seorang quartermaster.Namun, dalam keadaan tertentu, jumlah personel akan ditambah. Bergantung situasi. ’’Kalau akan merapat atau meninggalkan pelabuhan, akan ada lebih banyak perwira,’’ katanya.



Nielsen bertugas keliling kapal mengawasi kru dan operator anjungan. Sesekali memberikan komando. Ketika kapal melaju dengan tenang, dia bisa lebih santai. Dia akan meninggalkan anjungan dan memasrahkan kemudi kepada anak buahnya. Dia lantas menikmati fasilitas kapal seperti penumpang.



’’Pagi biasanya saya pakai untuk joging di dek atas,’’ ucapnya.



Nielsen sudah puluhan tahun mengarungi samudra. Sebelum memimpin anjungan komando Ovation, kapten kapal kelahiran Denmark pada 1954 itu menjadi komandan kapal kontainer. Kemudian, dia bergabung di Royal Carribean pada 2000. Royal Carribean adalah operator Ovation.



Nielsen menyatakan tidak pernah merasa kesulitan meng-handle megasistem di Ovation. ’’Lihat ukuran tuas kemudi ini, sederhana kan?’’ ujarnya.



Meski demikian, menjadi kapten kapal pesiar bukan perkara enteng. Pasalnya, dialah penanggung jawab atas keselamatan 4 ribu penumpang selama dalam pelayaran. Dia harus stand by 24 jam untuk mengendalikan laju kapal. Sewaktu-waktu dia mesti lari ke ruang kemudi bila kondisi mendadak memburuk. Tak ada waktu untuk bersantai.



’’Kecuali seseorang datang untuk membebaskan saya dari tugas,’’ tandas Nielsen, lantas tersenyum. (*/c5/ari)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore