Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 22.43 WIB

Mulyadi, Penghuni Lapas Delta yang Aktif Produksi Kompos

TUMBUH SUBUR: Mulyadi (depan) bersama Kasubsi Bimker Andik Prasetyo (kiri) dan Kasi Kegiatan Kerja Sutarno di lahan pembuatan pupuk kompos. Mereka menunjukkan aneka tanaman dengan pupuk kompos. - Image

TUMBUH SUBUR: Mulyadi (depan) bersama Kasubsi Bimker Andik Prasetyo (kiri) dan Kasi Kegiatan Kerja Sutarno di lahan pembuatan pupuk kompos. Mereka menunjukkan aneka tanaman dengan pupuk kompos.


Dia menegaskan, pembuat kompos harus bermental baja. Tidak jijik dengan sampah atau bahan organik lain yang menjadi bahan dasar kompos. ’’Kalau memotong sisa sayuran saja, gampang. Tapi, ngaduk-aduk (kompos yang bau, Red), itu agak susah kelihatannya,’’ ungkapnya.


Namun, dia yakin tantangan itu bisa dilewati warga binaan yang benar-benar peduli lingkungan.



Sejak di luar bui, Mulyadi memang peduli lingkungan. Dia juga aktif membuat kompos. Bahkan, dia sering memberikan pelatihan di sekolah-sekolah tentang pembuatan pupuk organik tersebut. Kecintaannya pada lingkungan menumbuhkan cita-citanya untuk tetap menjadi praktisi pertanian selepas dari bui. (*/c5/pri/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore