Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2015 | 14.04 WIB

Kisah Pasukan Khusus Penebar Teror di Desa Selok Awar-Awar

Poster bergambar anggota-anggota Tim 12 yang terpasang di salah satu warung di Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, Lumajang. - Image

Poster bergambar anggota-anggota Tim 12 yang terpasang di salah satu warung di Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, Lumajang.



Selain itu, kabar baiknya, polisi telah menetapkan 23 orang tersangka pembunuhan Salim. Termasuk, ini yang paling melegakan warga, Kades Haryono.



Apalagi pascatragedi yang menewaskan Salim, semua kegiatan penambangan di Lumajang dihentikan. Rabu lalu (30/9), misalnya, 18 sopir truk ditangkap karena masih nekat mengambil pasir di Gondoruso.



Kerusakan alam memang kadung terjadi. Tapi, setidaknya petani seperti Nadi dan Turiman kini bisa lebih memusatkan perhatian pada bagaimana cara menyelamatkan sawah mereka.



"Saya rasa kabar ini bukan hanya kebahagiaan kami warga Selok, tapi seluruh masyarakat Lumajang," ujar Hamid. (*/ttg)







Editor: Ayatollah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore