
BERHADAPAN: Dadang Supriatna (kiri) dan Sahrul Gunawan. (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADADR BANDUNG)
Sahrul Gunawan bilang, jadi pejabat tak harus sepenuhnya meninggalkan dunia hiburan. Adapun Atep Rizal memimpikan Persikab bisa balik ke Liga 1.
FIKRIYA ZULFAH, Soreang, Jawa Pos
---
JUMLAH sinetron, film televisi, dan film yang pernah dibintanginya puluhan. Belum lagi karirnya sebagai model dan presenter.
Jalan karir itu juga dititinya sejak masih berusia belasan tahun. Jadi, tak mengherankan latar belakang itu pula yang jadi sorotan saat dia resmi mendaftar ke KPU Kabupaten Bandung sebagai calon wakil bupati Bandung kemarin (4/9).
Pemeran dalam sinetron Jin dan Jun itu mendampingi Dadang Supriatna. Pasangan calon (paslon) tersebut diusung PKB, PKS, Nasdem, dan Demokrat. Koalisi partai-partai politik itu menguasai 26 kursi di DPRD Kabupaten Bandung.
’’Saat ini saya bukan sebagai artis, tapi saya ingin disebut calon. Jadi, the part of me adalah sebagai entertainer, jadi tidak bisa meninggalkan entertainment. Apakah memang harus seorang politisi meninggalkan entertainment, kan enggak juga,’’ tutur Sahrul seperti dilansir Radar Bandung.
Pasangan Dadang-Sahrul itu akan berhadapan dengan dua paslon lain: Kurnia Agustina Naser-Usman Sayogi dan Yena Iskandar Ma’soem-Atep Rizal.
Baca juga: Paslon Pilkada dari PDIP Mendaftar Serentak pada Hari Pertama
Kurnia-Usman diusung Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang total memiliki 18 kursi di DPRD Kabupaten Bandung. Sementara itu, Yena-Atep didukung PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki 11 kursi.
Atep adalah seorang mantan bintang sepak bola. Pernah membela tim nasional dan merupakan kapten Persib Bandung saat menjuarai Liga Indonesia 2014.
Photo
Yena Iskandar Ma'soem-Atep Rizal. Dua paslon itu mendaftar ke KPU Kabupaten Bandung kemarin. (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADADR BANDUNG)
Menarik ditunggu ’’pertarungan popularitas’’ antara si bintang sinetron versus si bintang lapangan hijau. Meski tentu ada sejumlah faktor penting lain yang bisa menentukan sepasang paslon melenggang menuju takhta kekuasaan.
Program salah satunya. Menurut Sahrul, dirinya merasa memiliki kemampuan untuk bisa mendorong program Dadang Supriatna.
Baca juga: Gara-gara Puan Maharani, PKB Keluar dari Koalisi PDIP
Sahrul juga mengaku ingin mewakili masyarakat Kabupaten Bandung yang menginginkan perubahan. ’’Sebetulnya, pemerintah daerah itu hanya memberikan wadah. Untuk seluruhnya bisa beraktualisasi dan membantu seluruh masyarakatnya,’’ katanya.
Bagaimana dengan Atep? Pria yang semasa bermain biasa menempati posisi winger atau wide attacker itu mengusung konsep olahraga. ’’Karena memang saya dengan Bu Yena saling berbagi tugas. Saya di bidang olahraga dan kepemudaan,’’ ujar Atep yang bersama Yena juga mendaftar kemarin di KPU Kabupaten Bandung seperti dilansir Radar Bandung.
Menurut Atep, potensi di Kabupaten Bandung, terutama sepak bola, sangat besar. ’’Dan, saya ingin sepak bola di Kabupaten Bandung bisa naik level ke Liga 1,’’ kata Atep.
Persikab Kabupaten Bandung memang lama sekali tak berkiprah di pelataran tertinggi sepak bola Indonesia. Padahal, klub itu pernah melahirkan sejumlah bintang. Tantan, mantan penyerang Persib, salah satunya.
Di Bandung Raya, sejumlah selebriti pernah dan tengah menduduki jabatan penting. Pesinetron Hengky Kurniawan sekarang menjabat wakil bupati Bandung Barat. Aktor Dede Yusuf juga pernah seperiode menjabat wakil gubernur Jawa Barat.
Baca juga: Pengamat: Kalau Puan Minta Maaf, Dia Negarawan Sejati
Di luar Kabupaten Bandung, sejumlah pesohor dunia hiburan turut meramaikan pertarungan perebutan kursi kepala dan wakil kepala daerah di pilkada serentak 9 Desember mendatang. Pesinetron Adly Fairuz maju sebagai wakil bupati Karawang mendampingi Yesi Karya Lianti. Penyanyi Iyeth Bustami juga menjadi calon wakil bupati Bengkalis mendampingi Kaderismanto.
Salah satu yang membedakan Sahrul dan Atep adalah optimisme parpol pendukung. Koalisi di belakang Sahrul sangat percaya diri. ’’Keyakinan optimisme ini saya harapkan tertuang nanti pada hasil pilkada 9 Desember. Bisa di angka 60 hingga 70 persen,’’ kata Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Cucun Ahmad Syamsurijal.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Harjoko menyebut bahwa pihaknya tidak dalam posisi yang sangat yakin. Sebab, banyak yang menilai pasangan Yena-Atep merupakan underdog.
Namun, berdasar laporan dari masyarakat, posisi pasangan Yena-Atep mulai merangkak naik ke peringkat atas. ’’Harapan kami, Bu Yena-Kang Atep bisa berkompetisi,’’ ujarnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=wseyJf2BDaM

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
