Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 November 2016 | 14.08 WIB

Kisah Pendaki Cilik, Diterpa Cuaca Ekstrem Bukit Raya (2)

Khansa Syahlaa ketika berada di Puncak Kakam, Bukit Raya yang memiliki ketinggian 2278 Mdpl. - Image

Khansa Syahlaa ketika berada di Puncak Kakam, Bukit Raya yang memiliki ketinggian 2278 Mdpl.

JawaPos.com - Enam gunung tertinggi di Indonesia sudah ditaklukannya. Setiap pendakian punya cerita tersendiri untuk dikenang. Termasuk saat menaklukkan Bukit Raya yang terkenal dengan jalur ekstrem dan sulit dilalui.



GILANG RAHMAWATI, Palangka Raya



NOVEMBER sudah memasuki musim penghujan. Cuaca sudah mulai tidak menentu. Siang begitu terik, saat menjelang malam turun hujan. Begitu pun sebaliknya. Kondisi ini tidak membuat langkah kaki Khansa bersama sang ayah Aulia Ibnu berhenti untuk melanjutkan perjalanan ke Bukit Raya, Kabupaten Katingan, Kalteng.



Cuaca yang tidak menentu itu juga akhirnya yang menjadi teman saat mendaki Bukit Raya. Ayah Khansa, Aulia menceritakan saat berada di jalur pendakian hujan menjadi salah satu tantangan. Jalur menjadi licin hingga sulit untuk ditempuh.



“Saat perjalanan turun kami sempat menggunakan perahu, arus sungainya juga deras,” ujar Ayah dari tiga orang anak ini. [Baca: Kisah Pendaki Cilik Berjuang Jelajahi Seven Summit Indonesia (1)]



Bukit Raya ini meski tidak terlalu tinggi, yakni hanya 2278 meter dari permukaan laut (Mdpl), kata Aulia, tapi suhu udaranya bisa lebih dingin dari gunung lain. Menurutnya, barang kali kondisi itu terjadi karena terpaan angin yang lebih kencang. Bayangkan saja di kaki gunung suhu udaranya hangat, menjelang puncak justru lebih dingin dari gunung lain dengan ketinggian yang sama.



Selain suhu udara, ada satu kejutan lain yang ditemui pada pendakian kali ini. Kejutan ini diceritakan langsung oleh Khansa dengan ekspresi yang begitu tercengang. Ia menemukan banyak sekali pacet (lintah, red).



“Ih banyak banget di sana pacet,” kata Khansa yang sudah mendaki gunung sejak umur 5 tahun ini.



Keberadaan hewan penghisap darah itu menjadi ketakutan tersendiri baginya. Berbagai cara dilakukan untuk mencegah agar lintah tidak lengket di kulitnya, salah satunya dengan mengoles minyak kayu putih sampai obat nyamuk oles beberapa kali di kakinya. Sayangnya itu justru membuat kepanikan, kulit Khansa jadi iritasi. Terasa sangat panas. 



“Sebenarnya kami dibekali tembakau oleh ibu kepala desa, tapi saya gak tahu disimpan di mana,” tutur Aulia sambil menunjukkan bekas lintah di tangan Khansa.



Kaki dan tangan mungil Khansa sanggup melintas semak belukar, menaiki lereng yang cukup miring. Diutarakan Khansa, setiap melakukan pendakian ada dua benda yang baginya tidak boleh dilupakan. Jaket dan Trekking Pole (tongkat daki, red). 



Dua benda ini memang benda yang penting bagi seorang pendaki. Terutama Trekking Pole, sehingga ketika menemui lereng yang cukup miring maka akan mempermudahnya untuk melewati jalur itu. Selain dua benda tadi, Ayah Khansa menceritakan jika anaknya pasti membawa cemilan.



“Saya selalu mengingatkan kepada Khansa agar tidak menghabiskan cemilannya. Lebih baik banyak tersisa daripada kekurangan,” kata Auila lagi.



Ada cerita menarik yang juga diutarakan terkait sifat gadis cilik ini. Rupanya selama melakukan pendakian, Khansa bukan hanya membawa cemilan lebih tetapi juga mainan. Semuanya ini sudah diniatkan, di lokasi perkampungan rupanya khansa yang pemalu ini cepat akrab dengan anak-anak. Mainan yang sudah dibawanya itu dibagi secara sukarela.



Saat disinggung apakah ia akan menginjakkan kaki lagi di Bukit Raya. Tak ada kata iya ataupun tidak yang keluar dari bibir mungilnya, ia hanya tertunduk malu-malu. Tergambar jelas jika jalur Bukit Raya sudah membekas di ingatan Khansa. 

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore