
SIAP DISTRIBUSI: Petugas mengemas logistik Pemilu 2024 di gedung KPU Kota Palangka Raya, Rabu (7/2).
Uut Murung dan Seribu Riam berada di perbatasan Kalteng dan Kaltim yang hanya bisa diakses dengan jalur sungai dari ibu kota kabupaten. Di ibu kota provinsi saja, KPU setempat melakukan antisipasi berlapis di tengah musim hujan yang melanda.
DADANG-NOVIA-IRFAN JURAYZ, Palangka Raya
---
DARI Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah (Kalteng), ke Puruk Cahu, ibu kota Kabupaten Murung Raya, saja sekitar 12 jam. Jadi, bisa dibayangkan beratnya perjalanan mengantarkan logistik pemilu ke dua kecamatan terjauh di kabupaten tersebut: Uut Murung dan Seribu Riam.
Apalagi, sebagian besar wilayah Kalteng di hari-hari ini hingga hari pencoblosan pada 14 Februari nanti diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Otomatis butuh kewaspadaan ekstra untuk tim pengirim.
KPU Kalteng memastikan akan mendahulukan pengiriman logistik pemilu ke Uut Murung dan Seribu Riam sebagai wilayah terjauh dulu. Pengiriman bakal dilakukan Sabtu (10/2).
"Distribusi H-3 secara berjenjang dari gudang KPU kabupaten/kota ke PPK, terus PPS, terakhir di TPS dengan tiba di TPS H-1. Pelaksanaannya mempertimbangkan prinsip efektif dan efisien,” kata Ketua KPU Kalteng Sastriadi kepada Kalteng Pos, Rabu (7/2).
Pengelompokan dan pengaturan, lanjut Sastriadi, dilakukan berdasar skala prioritas. "Waktu tempuh, jarak tempuh, jumlah/banyaknya beban logistik yang disalurkan, kondisi iklim/cuaca, geografis, dan moda transportasi," ujarnya.
Uut Murung berada di perbatasan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Timur. Persisnya di sisi utara dan timur. Di sisi baratnya, Uut Murung berbatasan dengan Seribu Riam.
Untuk menjangkau Uut Murung dari Puruk Cahu, dibutuhkan perjalanan jalur sungai menuju Desa Tumbang Topus. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu sekitar sembilan jam. Ke Seribu Riam yang berada di sisi baratnya tambah beberapa jam lagi, juga lewat sungai.
Ketua KPU Murung Raya (Mura) Okto Dinata memastikan logistik dalam kondisi baik meskipun daerah tersebut sempat dilanda banjir parah bulan lalu. ’’Kondisi logistik di Murung Raya pascabencana banjir dalam keadaan baik karena gudang logistik di KPU berada di dataran tinggi,’’ ujarnya.
Berbeda halnya dengan Mura, pendistribusian logistik pemilu di Kota Palangka Raya dilakukan serentak H-1 pencoblosan. Untuk mengantisipasi hujan dan banjir, KPU Kota Palangka Raya jauh-jauh hari sudah melakukan antisipasi.
Ketua KPU Kota Palangka Raya Joko Anggoro menjelaskan bahwa logistik sudah dikemas dua sampai tiga lapis plastik. ’’Kotak suara kami kemas dan kertas suara juga kami kemas,’’ ujar Joko.
Joko membeberkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk beberapa kelurahan di Kota Palangka Raya yang harus menggunakan transportasi air, seperti di daerah Kanarakan, Rakumpit, dan Danau Tundai. Joko menegaskan bahwa logistik pemilu dan TPS telah lengkap dan siap didistribusikan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
