
SEJARAH PANJANG: Foto yang memperlihatkan kondisi utuh Alquran Se-Jimat di Museum Ratu Ibu Madegan, Sampang. (TAUFIQURRAHMAN/JAWA POS)
Photo
Rohikum Mahtum (kanan) memang kotak berisi Alquran Se Jimat di Masjid Madegan. (TAUFIQURRAHMAN/JAWA POS)
Selain masjid, di kompleks Madegan juga bersemayam beberapa pusaka. Dua pusaka yang dikenal penduduk adalah sebilah tombak dan Alquran tulisan tangan yang dipercaya ditulis pada 1628 Masehi. Disebut Alquran Se Jimat atau Si Jimat.
Alquran sepuh berusia lebih dari 3 abad tersebut adalah sarana utama bagi ritual mubahalah alias sumpah pocong yang cukup populer di kalangan masyarakat Madura. Bukan hanya warga Sampang, ada juga yang datang dari luar daerah seperti Pamekasan dan Bangkalan.
Sumpah pocong biasanya dilakukan jika kedua pihak tidak puas atas penyelesaian jalur hukum. Namun, menurut perwakilan takmir Masjid Madegan Mohammad Yazid, praktik sumpah pocong jarang sekali dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
Sumpah pocong terakhir diketahui dilakukan pada 12 September 2020. Yang juga dicatat dalam penelitian Mukarromah (2021) dalam Jurnal Kajian Sastra dan Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya, Volume 10 Nomor 2.
Hal itu dibenarkan Nurul Amik, petugas Situs Ratu Ibu dari BPCB (Badan Pelestarian Cagar Budaya) Provinsi Jawa Timur, yang merupakan warga asli Madegan. Ritual sumpah pocong dilakukan beberapa warga asal Pamekasan dengan tergugat seorang perempuan yang dituduh melakukan praktik santet. ”Yang tertuduh satu orang, perempuan. Pihak penuduh ada beberapa orang,” tutur Amik.
Di Museum Ratu Ibu Madegan, masih ada potret utuh Alquran Se Jimat yang ditulis tangan dengan tinta. Namun, kondisi Alquran Se Jimat tak lagi utuh seperti di foto. Perwakilan takmir Masjid Mohammad Yazid menyebut jarang sekali Alquran Se Jimat dikeluarkan dari tempatnya di atas mihrab imam Masjid Madegan.
Didampingi dua petugas takmir, Yazid dan Wahidi, Mahtum, serta Nurul Amik, Alquran keramat tersebut akhirnya dikeluarkan untuk ditunjukkan kepada Jawa Pos pada Jumat (17/12/2021) pagi lalu.
Mungkin karena faktor usia, Alquran Se Jimat kini tinggal berupa sobekan-sobekan kertas yang disimpan rapat di dalam sebuah kotak kayu berukuran sekitar 75 x 50 sentimeter. Di tengah sobekan-sobekan tersebut, diletakkan sebuah Alquran lain yang dibungkus kain kafan.
Namun, menurut Nurul Amik yang beberapa kali menyaksikan proses sumpah pocong, Alquran berselimut kain kafan tersebut adalah Alquran baru yang sengaja dimasukkan ke kotak. ”Alquran Se Jimat asli ya sobekan-sobekan itu,” kata Nurul Amik.
Tidak banyak diketahui soal asal muasal Alquran Se Jimat. Buku Sejarah Babad Sampang oleh Hosnanijatun menyebutkan bahwa Alquran Se Jimat awalnya berada di Makkah.
Seorang ulama Madura bernama Raden Kabul alias Buju’ Aji Gunung mengutus muridnya bernama Syekh Maulana Abdul Jabbar alias Pangeran Jimat untuk memboyong Alquran tersebut ke tanah Madura.
Konon, berdasar cerita tutur, Pangeran Jimat berlayar ke Makkah, Arab Saudi, menaiki punggung raja ikan paus bernama Rajamenah sehingga Alquran Se Jimat bisa sampai ke Madura dalam waktu cepat. Para takmir juga kesulitan memverifikasi sejarah Alquran tersebut.
Yang diketahui saat ini, kata Yazid, Alquran itu ditulis tangan oleh seorang ulama. ”Menulisnya setelah salat malam dengan tinta dan penanya menggunakan bulu ayam,” tutur Yazid.
Setelah itu, hanya ada fragmen-fragmen kisah soal Alquran keramat tersebut. Ada yang bilang bahwa Alquran itu pernah muncul di beberapa tempat berbeda di Madura.
Yazid menyebutkan bahwa beberapa kali proses sumpah pocong tidak bisa dilaksanakan karena Alquran Se Jimat tiba-tiba raib dari dalam kotaknya. ”Orang-orang tua sering kehilangan. Mereka tanya saya ke mana perginya Alquran itu. Tidak ada yang tahu,” katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
