Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 November 2016 | 22.14 WIB

Syafa Nabila Cahyani, Bocah 10 Tahun Produsen Mainan Slime

KOMPOSISINYA SUDAH PAS: Syafa menunjukkan slime yang baru selesai dibuatnya Sabtu (12/11). Slime tersebut akan dijualnya. - Image

KOMPOSISINYA SUDAH PAS: Syafa menunjukkan slime yang baru selesai dibuatnya Sabtu (12/11). Slime tersebut akan dijualnya.



Sebaliknya, slime yang terlalu padat masih bisa diperbaiki. Caranya, menambahkan air hingga kenyal. Untuk membuat slime yang pas, lanjut Syafa, perbandingan takaran lem kertas (clear glue) dan lem Fox (white glue) 1:2.



”Dulu saya pakai takaran. Sekarang karena sudah terbiasa, jadi pakai perasaan saja,” kata Syafa, lantas tertawa. Syafa menjelaskan, ada berbagai macam slime yang diproduksinya.



Di antaranya, marshmallow slime, milky slime, clear slime, dan unicorn slime. Yang kerap dia bikin adalah milky slime. ”Slime ini yang berwarna-warni. Pembuatannya sama dengan marshmallow, tetapi diberi pewarna makanan,” ujarnya.



Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat slime, lanjut dia, aman untuk anak-anak. Mulai pewarna makanan, sabun, sampai gom yang digunakan untuk membuat slime activator. Saat ini bisnis slime tersebut terus berkembang.



Syafa menyatakan bahwa hobi itu dapat menghasilkan jutaan rupiah setiap bulan. ”Kadang sebulan bisa 200 lebih cup yang terjual,” ungkapnya. Meski sudah bisa mendapatkan penghasilan sendiri, dia tidak ingin pendidikannya terganggu.



Dia hanya mau menerima order ketika tidak mengganggu urusan sekolah. ”Kalau mau ujian, saya menolak untuk membuatkan slime,” ucap dia. (*/c11/pri/sep/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore