Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 November 2018 | 20.40 WIB

Kemeriahan Lintas Generasi Konser Guns N' Roses di Jakarta

Personel Band Guns N Roses Axl, Slash dan Duff saat tampil di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (08/11) - Image

Personel Band Guns N Roses Axl, Slash dan Duff saat tampil di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (08/11)

Para penonton milenial mengenal Guns N' Roses melalui orang tua dan YouTube. Dalam konser tadi malam, di usia yang sudah 56 tahun, Axl Rose tetap tampil bertenaga.


Diar Candra, Jakarta


---


BANDANA terpasang di kepala remaja 14 tahun itu. Bertulisan Guns N' Roses (GNR). Nama band yang sama terpampang pula di kaus hitam yang dikenakannya.


Bersama papa dan mamanya yang juga kompak berkaus hitam, Sean, remaja tersebut, hadir dengan antusiasme tinggi dalam konser GNR di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam.


"Lagu favorit saya Sweet Child O'Mine," kata Sean.


Padahal, lagu itu dan GNR datang dari era yang jauh sebelum dia lahir. Lagu favorit Sean tersebut dirilis pada 1987. Dan, puncak kejayaan GNR, ketika mayoritas founding fathers-nya masih utuh, terjadi saat double album Use Your Illusion dirilis pada 1991. Atau 13 tahun sebelum remaja asal Jakarta itu lahir.


"Papa sering muter di mobil. Kok asyik. Lalu saya tanya band apa ini dan papa bilang GNR," ungkap Sean tentang bagaimana dirinya mengenal GNR.


Kalau ada yang bilang konser bertajuk Not In This Lifetime tadi malam adalah klangenan generasi yang besar pada era 1990-an saja, yang sekarang tentunya berusia 30-40 tahun, itu salah besar. Sebab, Jawa Pos menemui banyak sekali "penonton milenial" yang hadir. Baik bersama keluarga maupun teman.


David Aristho Yudana, contohnya. Siswa SMA Pangudi Luhur, Jogjakarta, berusia 17 tahun itu datang dari Jogjakarta. Dia tiba di Jakarta sejak Rabu (7/11).


Diantar orang tuanya, David nonton konser di zona Rockzone A. "Saya nabung. Dapat Rp 600 ribu, lalu ditambahi bapak Rp 800 ribu," ucap David yang punya band bersama teman-teman SMA-nya.


David tak sekadar suka. Dia bahkan mengidolakan sang gitaris, Slash. "Saya kenal GNR dari YouTube. Termasuk belajar main intro Sweet Child O'Mine," kata David yang kemarin sempat melakukan live Instagram. "Pamer ke teman-teman di Jogja, Mas, hehehe...," tambahnya.


Intro Sweet Child O'Mine memang salah satu signature Slash dan GNR. Bahkan bisa dibilang sebagai penanda sebuah generasi. Seperti juga permainan gitar Eddie Van Halen dari Van Halen dalam Eruption.


Sedikit lebih tua dari David, ada Amirsyah. Mahasiswa 21 tahun itu mengaku penasaran dengan formasi reuni yang ditampilkan GNR sejak 2016 ini. Apalagi konser tur Not In This Lifetime ini disebut-sebut memuaskan para fans di berbagai belahan dunia.


Mahasiswa Universitas Moestopo Beragama itu tahu GNR dari panggung-panggung musik yang pernah didatangi. Misalnya, di kawasan Kemang, Jakarta.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore