
JAM ANTIK: Rupinsyah dan jam koleksinya yang didominasi buatan Eropa.
Rupin menuturkan, pernah ada kolektor yang menawar salah satu koleksinya. Yakni, jam bandul Junghanstipe RA buatan Jerman. Namun, Rupin menolaknya. ”Sayang. Carinya lagi bakal susah,” kata lelaki yang juga karyawan swasta itu.
Suami Nuri Yati tersebut sangat menyayangi koleksinya. Ketika ada jam antiknya yang rusak, Rupin selalu telaten memperbaiki. Menurut dia, koleksi jam antiknya bernilai luar biasa. Bisa jadi, jam-jam tersebut menjadi barang yang bernilai tinggi nanti. ”Semakin tahun berganti, jam-jam tersebut akan semakin langka” jelasnya. (*/c16/roz/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
