Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juni 2017 | 15.41 WIB

Kisah Via Vallen yang Jadi “Magnet” Klub-Klub Sepak Bola Indonesia

Kiper Arema Kurnia Meiga ( kanan ) tampil duet dengan artis Via Valen (kiri) di Hotel BWOJ ( Best Western OJ ) Malang pada acara Ultah Kurnia Meiga( 13/5 ) lalu. - Image

Kiper Arema Kurnia Meiga ( kanan ) tampil duet dengan artis Via Valen (kiri) di Hotel BWOJ ( Best Western OJ ) Malang pada acara Ultah Kurnia Meiga( 13/5 ) lalu.

Bagi Via Vallen, kerap dilibatkan dalam hajatan klub-klub sepak bola sejalan dengan mimpi masa kecilnya menjadi pesepak bola. Pernah diundang khusus oleh istri Kurnia Meiga sebagai kado kejutan untuk sang suami. 



GLORIA S., JAKARTA-FARID S.M., Surabaya-ARIS SYAIFUL, Malang 



---



BEBERAPA lagu sudah berlalu. Malam pun kian larut. Tapi, Via Vallen tak hendak membiarkan ribuan orang yang menyemut di Stadion Brawijaya, Kediri, itu "bernapas". 



"Persikmaniaaa Macan Putih... mana suaranyaaa..." teriaknya dari atas panggung. Dan, dengan segera kandang Persik Kediri itu pun memanas kembali menyambut lagu berikutnya, Surat Cinta untuk Starla.



Kalau yang disapa Persikmania, itu karena pada malam menjelang pertengahan April (12/4) tersebut Via memang hadir untuk Persik. Memeriahkan launching tim Liga 2 berjuluk Macan Putih yang dua kali menjuarai Liga Indonesia itu.



Tiga hari berselang, beratus-ratus kilometer dari Kediri, di pantai utara Jawa, giliran para pendukung Persijap Jepara yang dibakar semangatnya oleh pedangdut 26 tahun itu. Seperti di Kediri, penyanyi kelahiran Surabaya yang kini berdomisili di Sidoarjo tersebut berada di Jepara juga dalam rangka peluncuran skuad Persijap.



Demikianlah, di sepanjang 2017, bisa dibilang Via adalah penyanyi dari segala genre yang paling laris ditanggap klub-klub sepak bola Indonesia. Baik dari Liga 2 maupun Liga 1. Mulai untuk launching hingga buat pesta kejutan. 



"Saya juga nggak tahu kenapa. Hampir tiap kota kayaknya udah ada yang ngundang, tapi enggak bisa semua diterima," ujarnya kepada Jawa Pos pada Sabtu lalu (3/6).



Menurut penyanyi bernama asli Maulidia Octavia itu, setidaknya ada lima launching yang dia hadiri. Yaitu, launching Persik Kediri, Persijap Jepara, Persibo Bojonegoro, PSIS Semarang, dan PSS Sleman. 



Itu yang bisa dihadiri. Menurut Via, yang terpaksa ditolak justru lebih banyak jumlahnya. Ada lebih dari 10 tim. Penyebabnya, jadwalnya berbenturan. 



Maklum, menyusul kepastian bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pada pertengahan April lalu, banyak tim yang menghelat launching berbarengan. Terutama klub-klub di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.



"Kalau pas ada undangan di hari yang sama dari dua tim, ya terpaksa saya ambil yang ngundang pertama," kata penyanyi yang nama panggungnya diinspirasi band favoritnya, Evanescence, itu. 



Lebih senang menyebut genrenya kini sebagai dangdut pop, nama Via Vallen awalnya hanya berpendar di Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah bersama OM Sera.



Tapi, banyaknya videonya di YouTube, dengan rata-rata viewer mencapai puluhan hingga ratusan ribu, kian mengerek namanya. Itu ditambah cara dia mengemas penampilan yang seolah keluar dari "jalan" dangdut panggung selama ini: busana kasual dan joget dinamis, tidak vulgar

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore