
Photo
JawaPos.com - Sebuah keluarga bisa saja utuh tapi tidak terjadi kehangatan dan kedekatan dengan anggota keluarga di dalamnya. Masing-masing anggota keluarga renggang mirip dengan situasi yang dialami keluarga broken home. Premis dasar ini yang kemudian dikembangkan oleh Martin Anugrah dalam serial Bad Parenting menjadi suatu cerita yang menarik dengam sejumlah konflik di dalamnya.
Serial bergenre drama ini memiliki sentuhan komedi dan satir. Menceritakan tentang sebuah keluarga yang terlihat utuh dan baik-baik saja namun sebenarnya memiliki banyak masalah. Hubungan orang tua yang berantakan berakibat fatal dimana anak-anak di dalam keluarga itu bisa menjadi korbannya.
Sutradara Martin Anugrah dalam jumpa pers di bilangan Kebon Sirih Jakarta Pusat,belum lama ini, mengaku cerita dari serial garapannya ini tidak mengada-ngada. Bad Parenting dibuat terinspirasi dari kisah nyata hasil observasi tentang kehidupan yang terjadi di dalam sejumlah keluarga.
Dia mengatakan, serial Bad Parenting dibuat sebagai bahan renungan dan refleksi bagi para penonton dengan sejumlah pesan positif di dalamnya.
"Ada banyak pesan positif yang bisa dipetik dari series ini. Ini menjadi refleksi untuk orang tua dan anak. Salah satu pesan untuk anak, kamu perlu tahu bahwa kamu tidak sendirian," kata Martin di hadapan para tamu undangan dan awak media.
Head of Creative Original Production Vision Pictures, Lukman Sardi, mengungkapkan hal senada. Menurutnya, Bad Parenting memberikan konten menghibur bagi para penonton. Kendati demikian, ada pesan moral yang dapat dipetik dan menjadi bahan renungan bagi para orang tua dan anak serta para penontom baik yang sudah berkeluarga ataupun yang belum.
"Kami berupaya mengemas pesan tapi tidak menggurui dan tetap ada hiburan di dalamnya. Memberikan inspirasi, contoh, gambaran, kira-kira gue kayak apa ya kalau jadi orang tua? Dari sini bisa belajar sesuatu tentang parenting dan hubungan antara orangtua dan anak," papar Lukman Sardi.
Nadila Ernesta, pemeran utama Bad Parenting mengatakan, pola asuh yang buruk oleh orang tua dapat membawa dampak buruk pada anak. Serial ini memiliki pesan akan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.
"Orang tua tidak selalu benar. Beri kesempatan anak untuk menyampaikan pendapat dan apa yang mereka rasakan. Aku senang banget terlibat dalam series ini. Ceritanya kena banget buat aku yang merupakan seorang ibu," kata ibu dua anak itu.
Bad Parenting diperkuat oleh sejumlah pemain. Diantaranya; Nadila Ernesta berperan sebagai Monica, Zidni Hakim sebagai Toby, Assila Corina sebagai Sarah, Maddy Slinger sebagai Teresa, Alif Anwar sebagai Mario, Melly Manuhutu sebagai Tante Heni, Samuel Rizal sebagai Randy, Finn Bramasta sebagai Leo, Usama Harbatah sebagai Pak Toto, dan sejumlah pemain lain.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
