
Gilang dan Shandy pemilik MS Glow. Instagram
JawaPos.com - Putra Siregar bersama sang istri, Septia Yetri, sudah satu pandangan membuat keputusan besar akan menutup perusahaan PS Glow setelah sempat menuai polemik. Produk yang sudah terlanjur diproduksi diputuskan tidak akan dijual tapi akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Dalam unggahan di Instagram, Septia meminta maaf karena permasalahan sengketa merek dagang PS Glow miliknya dan MS Glow milik Shandy Purnamasari sudah melahirkan kegaduhan di masyarakat.
"Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mohon doa dari teman-teman semua," tulis Septia Yetri dalam posting-annya dia di Inatagram.
Perempuan berhijab itu menegaskan keputusan penutupan PS Glow dilandasi oleh semangat kekeluargaan, tidak mau membuat perseteruan terus berlanjut dengan Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Permana alias Juragan 99. Sebab sebelum kasus sengketa merek dagang terjadi, Putra Siregar, Septia, Shandy Purnamasari dan Juragan 99 sejatinya bersahabat dekat.
"Insya Allah keputusan Bang Putra tidak dilandasi oleh apapun kecuali ketulusan, karena bagaimanapun, persaudaraan akan selalu lebih indah dibanding perpecahan dan permusuhan," lanjut Setia.
Dia pun berjanji akan menghubungi sekaligus menemui Shandy Purnamasari, Juragan 99 dan Maharani Kemala selaku pemilik MS Glow supaya masalah yang sempat bergulir dapat benar-benar tuntas. Dengam harapan ke depannya hubungan mereka bisa kembali dekat seperti dulu lagi.
Permasalahan bermula setelah Putra Siregar yang selama ini dikenal memiliki usaha di bidang gadget dan sukses besar di usaha ini tiba-tiba membuat perusahaan bergerak di bidang kecantikan diberi nama PS Glow. Juragan 99 merasa perusahaan kosmetik milik Putra Siregar memiliki kemiripan mulai dari nama, warna, desain, dan yang lainnya dengan MS Glow yang sudah ada lebih dulu.
Juragan 99 lantas melayangkan gugatan ke PN Medan dan memenangkannya. Di sisi lain, Putra Siregar selaku pemilik PS Glow tidak tinggal diam. Dia juga melayangkan gugatan ke Pengadilan Niaga Surabaya dan majelis hakim memenangkan dirinya.
Setelah kedua belah pihak memperoleh kemenangan di pengadilan atas gugatannya, keduanya sama-sama mengupayakan langkah hukum tahap lanjut dengan berperkara di Mahkamah Agung. Kasus ini kini masih bergulir di MA. (*)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
