
Angga Yunanda tidak canggung beradu akting dengan Putri Marino di film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga. Abdul Rahman/JawaPos.com
JawaPos.com–Angga Yunanda kembali dipercaya sutradara Gina S. Noer untuk bermain dalam proyek film berjudul Cinta Pertama, Kedua & Ketiga. Angga sukses membintangi film Dua Garis Biru bersama Adhisty Zara.
Di film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga, ada momen di mana Angga Yunanda beradegan mesra dengan Putri Marino. Tak mau terjadi kesalahpahaman, bintang sinetron Mermaid in Love itu pun meminta izin kepada Chicco Jerikho sebelum menjalani syuting.
”Pas pertama kali sebelum reading, enggak sengaja ketemu di salah satu tempat sama Bang Chicco. Sebenarnya kayak lucu-lucuan aja sih, kayak aku bilang bang aku izin ya main sama Putri. Sebenarnya kayak seru-seruan aja sih,” kata Angga Yunanda di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan Selasa (28/12).
Itu adalah film pertama Angga beradu akting dengan Putri Marino. Sebelumnya, dia belum pernah bertemu langsung. Untungnya proses reading berjalan lancar sehingga Anggga Yunanda tidak canggung beradu akting dengan Putri Marino.
”Pas pertama kali ketemu di Jakarta, pas proses reading pertama, untungnya nggak ada kecanggungan. Karena menurut aku, Putri adalah salah satu partner luar biasa dan memang sangat berdedikasi terhadap peran dan karakternya,” tutur Angga Yunanda.
Film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga adalah film kedua Gina S. Noer sebagai sutradara dan penulis skenario. Sebelumnya dia sukses film Dua Garis Biru yang disaksikan 2,5 juta penonton dan memperoleh sejumlah penghargaan.
Film drama keluarga itu cukup reflektif namun dibuat renyah dan enak ditonton menambah momen kehangatan di tengah-tengah keluarga. ”Film ini adalah surat cinta untuk banyak keluarga yang selalu berusaha mencari bentuk terbaik dalam keadaan tersulit sekali pun. Film ini berusaha mengulik bagaimana keluarga tetap bisa terbentuk di keadaan yang tak ideal sekalipun,” kata Gina S. Noer.
”Tentang dua keluarga dengan orang tua tunggal, anak yang mendewasa di rantai sandwich generation, dan yang menjadi pengurus orang tuanya yang sakit. Mereka bertemu pada masa pandemi, tetapi tetap bisa lincah berdansa dengan hidup untuk menemukan cinta, humor, dan harapan di sana,” imbuh dia.
Gina berharap film itu bisa memberikan penyegaran atas makna baru tentang keluarga serta relasi di antara sesama anggota keluarga.
Sementara itu, Chand Parwez selaku Direktur Utama Starvision mengatakan, film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga mengajak penonton untuk bercermin dan melakukan refleksi diri untuk memaknai ulang tentang nilai-nilai cinta dan keluarga.
”Indah penuturannya tapi bernas pesannya. Bagi saya film ini sangat personal sebagai seorang anak laki-laki dari seorang ayah, juga sebagai ayah untuk anak-anak saya. Sebagai film pembuka 2022 saya berharap film ini dapat meningkatkan antusiasme penonton untuk kembali ke bioskop,” tutur Chand Parwez.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
