
Penandatanganan kerja sama strategis antara Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dengan Velodiva untuk menghadirkan sistem pengelolaan musik yang lebih terstruktur dan transparan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kesadaran para pelaku usaha untuk bayar royalti dalam penggunaan lagu dan musik secara komersial kini semakin tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan adanya semangat dari mereka untuk bayar royalti atas lagu-lagu yang diputar di lingkungan usaha mereka.
Semakin baiknya kesadaran para pelaku usaha untuk bayar royalti terlihat dari adanya kerja sama strategis antara Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dengan Velodiva untuk menghadirkan sistem pengelolaan musik yang lebih terstruktur dan transparan dengan berbasis teknologi.
Penandatanganan kerja sama strategis tersebut berlangsung pada Selasa, 7 April 2026 di Sol Marina Hotel Tangerang. Ini menjadi langkah penting kepatuhan para pelaku usaha sekaligus tanggung jawab mereka untuk menggunakan lagu dan musik sebagai bagian dari pengalaman pelanggan dan menjadi elemen operasional yang dikelola secara profesional di ruang komersial.
Dengan lebih dari 200 anggota dan lebih dari 80.000 gerai di seluruh Indonesia, Aprindo memiliki posisi strategis dalam mendorong implementasi standar yang lebih baik pengelolaan dan pemanfaatan lagu di sektor ritel.
Pemanfaatan teknologi dari Velodiva menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan sistem yang lebih tertib dan terukur dalam penggunaan musik di seluruh jaringan anggotanya.
CEO Velodiva, Vedy Eriyanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Aprindo, serta menegaskan akan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pengelolaan musik yang lebih baik dalam industri.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas inisiatif serta kesempatan kerja sama ini. Kesepakatan antara Aprindo dan Velodiva menunjukkan komitmen nyata dalam membangun tata kelola penggunaan musik di ruang komersial yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui sistem Velodiva, ini tidak hanya bermanfaat untuk pembayaran royalti dimana data penggunaan lagu diketahui secara akurat dan real-time, tapi juga sangat bermanfaat untuk pengelolaan musik di berbagai cabang yang bisa dilakukan dalam satu dashboard yang terpusat. Mulai dari pengaturan playlist, penjadwalan, hingga memastikan konsistensi pengalaman pelanggan secara real-time.
Sementara itu, Ketua Umum Aprindo, Solihin, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas industri ritel secara menyeluruh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
