
Master Chief dalam waralaba video game populer Halo. (torontosun.com)
JawaPos.com - Dua aktor yaitu Steve Downes dan Ben Stiller melayangkan protes keras ditujukan kepada pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menggunakan karya mereka tanpa izin untuk propaganda perang Iran di media sosial, sebagaimana dilansir dari torontosun.com.
Steve Downes adalah aktor pengisi suara Master Chief dalam waralaba video game populer Halo. Dia sangat menyayangkan tindakan Gedung Putih menggunakan suaranya untuk mempromosikan perang di Iran di media sosial.
Gedung Putih menyertakan suara Steve Downes dalam unggahan X yang menampilkan gabungan karakter-karakter dominan dari budaya populer, termasuk Iron Man, Maximus dari film Gladiator, William Wallace dari Braveheart, Maverick dari Top Gun, dan Walter White dari Breaking Bad, yang dipadukan dengan cuplikan dari perang di Iran, menurut laporan TMZ.
Menurut Steve Downes, pemerintahan Presiden AS Donald Trump tidak minta izin sama sekali dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya terkait penggunaan karyanya untuk video propaganda perang Iran yang disebar di media sosial.
“Saya mengetahui bahwa setidaknya ada satu video propaganda yang beredar yang diproduksi atau setidaknya didukung oleh Gedung Putih yang menggunakan gambar Master Chief dan menggunakan suara saya untuk mendukung perang di Iran," kata Steve Downes.
“Izinkan saya memperjelas hal ini. Saya tidak berpartisipasi dalam pembuatan video ini, tidak dimintai pendapat, dan saya juga tidak mendukung penggunaan suara saya dalam video ini, atau pesan yang disampaikannya,” imbuhnya.
Steve Downes menuntut Gedung Putih untuk menghapus suaranya dalam konten video propaganda perang Iran yang disebar di media sosial.
“Saya menuntut agar para produsen film perang yang menjijikkan dan kekanak-kanakan ini segera menghapus suara saya. Seperti yang Anda ketahui, pemerintah mulai melancarkan serangan terhadap Iran dengan bantuan Israel pada hari terakhir bulan Februari," ujar Steve Downes.
Selain aktor Steve Downes, selebriti yang juga keberatan karyanya digunakan untuk propaganda perang Iran oleh pemerintahan Donald Trump adalah aktor Ben Stiller.
Dia mengecam Gedung Putih telah menggunakan adegan dari film karyanya, Tropic Thunder, sebuah parodi komedi tentang film aksi dan budaya Hollywood untuk propaganda perang Iran. Kecaman itu diungkapkannya melalui sebuah unggahan di media sosial X.
“Hei Gedung Putih, tolong hapus klip Tropic Thunder. Kami tidak pernah memberi Anda izin dan tidak tertarik untuk menjadi bagian dari mesin perang propaganda Anda. Perang bukanlah film," tegas Ben Stiller.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
