
PINTU TEATER TELAH DIBUKA: Setelah lulus asesmen, bioskop XXI di Grand City Surabaya dibuka untuk umum. Tapi, penonton harus mematuhi aturan prokes dan dua kali suntik vaksin. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Berbeda dari tahun lalu dimana Balinale International Film Festival digelar terbatas akibat pandemi Covid-19, gelaran tahun ini dijanjikan lebih besar dan lebih spektakuler. Sedikitnya sekitar 63 film dari 26 negara akan diputar selama empat hari gelaran festival yang akan dihelat di Beachwalk, Kuta,Bali, mulai Kamis, 9 Juni hingga Minggu, 12 Juni 2022.
Film film yang diputar dalam Balinale International Film Festival sebagian besar adalah film-film yang baru dirilis dan masuk dalam kelas World Premiere, Asian Premiere dan Indonesian Premiere untuk memuaskan kalangan sineas, pelaku industri, komunitas film dan masyarakat umum.
Balinale International Film Festival masih tetap mengikuti tradisi panjangnya dengan menghadirkan film-film independen dengan beragam genre, gaya dan bahasa. Termasuk film panjang, film pendek, dokumenter serta film doku-drama yang dihadirkan di layar lebar atau melalui platform streaming.
Film Keluarga Cemara 2 diagendakan akan menjalani world premiere dan akan menjadi pembuka rangkaian Balinale International Film Festival. Film arahan sutradara Ismail Basbeth tersebut rencananya akan ditayangkan pada Kamis, 9 Juni 2022.
"Sudah menjadi semangat kami untuk mengekspos film Indonesia bersama dengan line-up internasional, yang kami harap akan mendorong kebanggaan dan semangat para pembuat film lokal kami,” jelas pendiri dan Direktur Eksekutif Balinale Internatinal Film Festival Deborah Gabinetti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/5).
Balinale yang sudah diakui secara internasional sebagai salah satu festival film utama di Asia Tenggara, memberikan tempat terhormat pada film lokal supaya lebih terpromosi kepada sineas dan publik luar negeri.
Gabinetti mengatakan, salah satu misi Balinale International Film Festival adalah untuk mempromosikan karya-karya terbaik film Indonesia supaya semakin banyak mendapat pengakuan global. Hal ini sudah mulai terbukti dimana sejumlah film Indonesia mendapat penghargaan dalam festival film internasional seperti Locarno Film Festival, Toronto dan Red Sea Festival di Arab Saudi, hingga Busan di Korea Selatan.
“Ada semangat baru yang lebih terarah dan sangat jelas dari para film-maker di seluruh Indonesia. Dan rasanya industri perfilman global harus melihat semua pencapaian positif dari industri perfilman Indonesia," kata Gabinetti.
Dalam gelaran Balinale Internatinal Film Festival nanti, untuk pertama kalinya pihak penyelenggara akan menyajikan sebuah presentasi hologram yang unik. Ini merupakan persembahan produser dan sutradara asal Hong Kong, Stanley Kwan, yang akan menghadirkan karya inovatif klasik yang sudah direnovasi, yaitu Rouge (1988), sekaligus menandai perayaan tahun ke-25 Hong Kong SAR.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
