
Karakter Dilan dan Milea dalam film
JawaPos.com - Nama Ancika Mehrunisa Rabu mencuat setelah terbitnya novel Pidi Baiq yang berjudul Milea: Suara dari Dilan pada 2016. Kisah cinta Dilan dan Milea pun diketahui memang kandas di tengah jalan.
Karakter Ancika (Cika) belum lama ini santer dibicarakan saat Pidi Baiq mem-posting sampul baru dari karya yang sedang digarapnya itu di akun Instagram @pidibaiq. Penulis yang tinggal di Bandung itu memberikan bocoran siapa perempuan berambut pendek yang menjadi pacar Dilan setelah putus dari Milea itu.
Pada Oktober 2017, lewat sejumlah cuitannya, Pidi Baiq pernah memberitahu tentang sosok Ancika. Dalam cuitannya, disebutkan hubungan Dilan dan Cika dimulai pada 1995.
"Saat itu saya sudah SMA kelas dua. Sebagai seorang perempuan berambut pendek, saya ingin tetap bersikap netral karena itu sedernana dan tidak rewel," ujar Cika seperti ditulis Pidi Baiq di Twitter.
Motivasi Surayah (Ayah Pidi) menuliskan kisah Ancika dan Dilan pun didorong oleh para penggemar yang menyalahkan Dilan memutuskan Milea. Hal itu diungkapkan Ayah Pidi saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (21/9).
"Setelah satu dan dua orang nyalahin Dilan. Kok disalahin? putus gara-gara ada perempuannya. Nah, berarti Dilan harus bercerita dong. Jadi, aku bikin buku itu lagi," kata Surayah.
Dengan gaya Dilan, Surayah menanyakan pada Ancika soal kesediaannya bercerita kisahnya saat bersama Dilan.
"Aku nanya si Cika itu, Ancika Mehrunisa Rabu, mau nggak kamu cerita? Tolong jelasin semua itu. Dia bilang nggak mau," kata Pidi Baiq seperti kata Dilan.
"Lama itu. Dia (Cika) orang sibuk. Aku pancing nanya, 'kamu cemburu nggak?' Dia jawab, 'Aku nggak cemburu, kalau cemburu sedikit saja cukup'. Aku pancing-pancing, jadi banyak," lanjutnya.
Menurut Pidi Baiq, saat ini draft tulisan mengenai Ancika Mehrunisa Rabu, Dilan yang Bersamaku baru ada sekitar 40 halaman. Namun, surayah memang bukan seorang penulis, dia hanya orang yang ingin menulis. Sehingga, belum dapat dipastikan kapan novel Ancika Mehrunisa Rabu akan dirilis.
"Ada 40 halaman itu. Nah, masalahnya saya bukan penulis, kalau mau hari ini, aku bisa.
Aku bikin novel bukan disuruh orang, nggak niat bikin novel. Aku (nulis) lebih karena dorongan ingin menulis. Jadi, saya bukan penulis, tapi orang yang menulis. Nggak tahu lah apa namanya," pungkas Surayah saat bincang-bincang soal Dilan, Milea, dan Ancika.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
