
HANGAT: Tulus saat tampil di Tokyo, Jepang.
JawaPos.com - Di malam pertama Indonesia-Japan Friendship Festival yang diadakan di Taman Yoyogi, Shibuya, Tokyo, pada Sabtu (14/10), penyanyi Tulus menyuguhkan penampilan memukau di depan warga Indonesia dan juga Jepang. Penampilan tersebut adalah puncak hari pertama dari perayaan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.
Di malam Minggu itu, sedang diselenggarakan Indonesia-Japan Friendship Festival yang berlangsung selama dua hari (Sabtu dan Minggu). Selain bilik-bilik perusahaan maupun individu yang menjual berbagai macam produk, hadir pula pagelaran musik untuk memeriahkan suasana.
Dalam penampilan Tulis yang berlangsung selama dua jam tersebut juga menampilkan Hiroaki Kato sebagai musisi pembuka. Meskipun Sabtu itu hujan gerimis dan cuaca tiba-tiba menjadi terlalu dingin untuk musim gugur, tetap tidak menyurutkan niat Teman Tulus untuk menyapa idolanya.
Hiroaki Kato resmi membuka konser dengan sambutan tepuk tangan meriah dari para hadirin yang sudah tak sabar menunggu suara merdu dari panggung. Hiro, begitu biasanya dia dipanggil, membawakan bermacam lagu dalam bahasa Jepang dan bahasa Indonesia.
Ada beberapa lagu yang familiar di telinga pendengar seperti Ruang Rindu dari Letto dan juga Laskar Pelangi dari Nidji yang dibawakan oleh Hiro dalam Bahasa Jepang dan versi aslinya pada malam itu.
Tulus sendiri membawakan tembang-tembangnya seperti Teman Pesta, Baru, Jangan Cintai Aku Apa Adanya, dan Sewindu yang dibawakan langsung oleh Tulus secara energik. Namun salah satu lagu yang paling menyita perhatian adalah Sepatu yang juga memiliki versi bahasa Jepang. Pada malam itu Tulus berduet menyanyikannya bersama Hiro, yang menerjemahkan lagu tersebut. Meskipun mengaku tidak dapat berbahasa Jepang, Tulus tetap menyuguhkan penampilan yang tanpa cela.
Hal yang paling mengejutkan adalah lagu “Bengawan Solo” juga dibawakan oleh Tulus. Lagu yang ditulis pada kisaran tahun 1940 oleh Gesang tersebut memang pernah populer dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang pada era 90-an. Lagu bernuansa asli keroncong tersebut dibawakan dengan gaya yang berbeda oleh Tulus, namun tetap mempertahankan kehangatan dan nostalgia yang terkandung daripadanya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
