
Dewa Budjana./Abdul Rahman
JawaPos.com - Musisi senior Idang Rasjidi meninggalkan kesan mendalam bagi Dewa Budjana. Betapa tidak, pertemanan yang panjang selama puluhan tahun dan intensitas dalam komunikasi membuat mereka jadi saling tahu akan kepribadian masing-masing.
Menurut Dewa Budjana, Idang Rasjidi soal urusan pekerjaan bisa dibilang termasuk musisi profesional. Bahkan meski tanpa latihan sekalipun, Idang tetap bisa tampil dengan cukup sempurna di atas panggung.
"Banyak yang lucu-lucu juga sama mas Idang sebenarnya. Komentar komentarnya,maksud maksudnya, gitu. Dan Mas Idang juga ajaib orangnya. Pernah kita manggung bareng di Bali 2 bulan. Niatnya kita mau latihan tiap hari tapi nggak pernahan latihan. Dia langsung jamming," paparnya saat ditemui di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (5/12).
Beberapa tahun belakangan, Dewa Budjana mengakui memang tidak lagi bertemu secara fisik dengan Idang Rasjidi. Ia terakhir kali ketemu Idang sebelum pandemi Covid-19 melanda. Mereka tidak pernah bertemu lagi selama masa pandemi.
"Tapi kami masih sering kontak- kontakan. Sampai 3 minggu lalu masih kontak saat saya ada di Amerika," kata Dewa Budjana.
Tiga minggu lalu, ia menjalin komunikasi untuk sekedar bertanya tentang kabar Idang Rasjidi. Dewa Budjana bertanya tentang hal tersebut karena ayahanda Shadu Rasjidi ini kerap terbuka kepada dirinya dalam banyak hal.
"Karena biasanya mas Idang suka curhat tentang kondisi kesehatannya atau apa saja. Beliau suka nolong orang banyak sebetulnya ," tuturnya.
Selain dekat dengan Idang Rasjidi, Dewa Budjana juga dekat dengan keluarga almarhum. Gitaris kenamaan tanah air tersebut bahkan sudah dekat dengan Shadu sejak ia masih kecil.
"Kalau Shadu manggung bareng sama saya, mas Idang telepon saya, anggap Shadu anak sendiri. Kalau dia melakukan kesalahan marahin saja. Jadinya Shadu dekat banget sama saya," tuturnya.
Idang Rasjidi meninggal dunia setelah mengidap sejumlah penyakit serius. Yaitu penyakit diabetes, ginjal, paru, kurang protein dalam darah, leukosit rendah, asam urat dan terjadi pengapuran pada bagian punggung.
Dia menghembuskan napas terakhir setelah sempat mendapat perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Azra Bogor Jawa Barat sekitar pukul 23.35 WIB, Sabtu (4/12). Jenazahnya pun dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tadi siang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
