Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Juni 2023 | 00.56 WIB

Tak Ingin Kasus yang Menimpa Band Radja Terulang, FESMI dan Asosiasi Artis Musik Malaysia Jalin Kerja Sama

FESMI dan Malaysian Artistes Association melakukan kerja sama untuk memastikan keamanan penyanyi dari kedua negara tampil dengan rasa aman. - Image

FESMI dan Malaysian Artistes Association melakukan kerja sama untuk memastikan keamanan penyanyi dari kedua negara tampil dengan rasa aman.

 
JawaPos.com - Cerita pilu sekaligus menyakitkan personel band Radja disekap dan bahkan diintimidasi saat manggung di Malaysia beberapa waktu lalu membuat Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI) tergerak untuk menjalin kerja sama dengan Malaysian Artistes Association (Asosiasi Artis Musik Malaysia). Tujuan utamanya adalah untuk memberikan perlindungan kepada musisi yang tampil di negara tetangga.
 
Kesepakatan kerja sama ini ternyata berhasil terjalin. Ditandai dengan dilakukannya penandatanganan kerja sama antara FESMI dan Malaysian Artistes Association yang dilakukan di kantor PT. Priatman, Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).
 
Acara penandatangan kesepakatan kerja sama (MoU Signing) tersebut dihadiri Candra Darusman selaku Ketua Umum FESMI dan Datuk Freddie Fernandez selaku President Malaysian Artistes Association atau KARYAWAN), serta pengurus inti kedua organisasi.
 
Acara penting ini juga dihadiri perwakilan organisasi terkait di industri musik tanah air seperti dari PAPPRI (Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia), IMARINDO, (Ikatan Manager Artis Indonesia), FORUM BACKSTAGERS INDONESIA, dan APMI (Asosiasi Promotor Musik Indonesia).
 
"Kejadian yang dialami band Radja beberapa waktu lalu tidak boleh terjadi lagi. Kejadian itu menjadi pelajaran penting bagi kita semua," ujar Candra Darusman di hadapan awak media.
 
Melalui kerja sama ini, FESMI dan Malaysian Artistes Association sepakat akan saling membantu jika ada penyanyi yang mengalami masalah saat perform di negara tetangga. Mulai dari pengumpulan informasi berdasarkan fakta independen di masing-masing negara hingga berusaha mencarikan penyelesaian terbaik dengan memegang prinsip kesetaraan dan keadilan bagi semua.
 
Selain itu, poin kerja sama lainnya, FESMI dan Malaysian Artistes Association juga sepakat untuk saling memfasilitasi artis dari negara masing-masing untuk dapat mengembangkan karir di negeri seberang sesuai dengan fungsi, kemampuan, dan koneksi masing-masing.
 
"Kegiatan ini merupakan peletakan batu pertama guna merintis kerja sama agar artis asal negara masing-masing dapat nyaman berpentas di negara satunya. Maka  dari itu, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Datuk Freddie Fernandez atas sikap gayung bersambutnya," tutur Candra Darusman.
 
Freddie Fernandez mengungkapkan, kolaborasi ini akan lebih dapat memberikan kepastian terkait keselamatan, keamanan, dan kenyamanan artis dari kedua negara untuk perform di luar negaranya. Dengan demikian, akan semakin tercipta suasana yang kondusif yang tentu akan bermanfaat bagi penyanyi untuk menambah penghasilan mereka.
 
"Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dimulainya era kerja sama dari kedua negara di bidang industri musik. Sebuah hubungan mutual dimana pertukaran ide, kolaborasi musik, dan pertukaran talenta dari dua negara menjadi dimungkinkan," katanya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore