
Film Keadilan: The Verdict Dibintangi Rio Dewanto dan Reza Rahadian. (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com–Film Keadilan: The Verdict menjadi film kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan yang bakal menggemparkan jagat perfilman lokal. Film tersebut digarap di bawah arahan sutradara Lee Chang-hee dan Yusron Fuadi.
Dari banyaknya sineas lokal, Yusron dipilih karena dianggap paling memahami skenario film Keadilan: The Verdict.
“Hanya dia (Yusron) yang paling mengerti dan cocok. Pemikirannya banyak yang sama, jadi proses kolaborasinya lancar,” kata Lee.
Film Keadilan: The Verdict mempertemukan Reza Rahadian dan Rio Dewanto sebagai pemain utama. Mengisahkan tentang seorang petugas keamanan di persidangan yang hidupnya berubah drastis setelah sang istri tewas karena dibunuh.
Ironisnya, pelaku merupakan seorang anak pejabat yang punya kuasa untuk memanipulasi sistem hukum di Indonesia.
Lee menuturkan bahwa sejatinya permasalahan tersebut merupakan isu yang universal. Dalam arti, tidak hanya relate di Indonesia, namun juga terjadi di negara asalnya. Bahkan, juga berlaku di belahan dunia yang lain.
“Jadi, orang punya banyak uang bisa bebas dari hukum dan yang tidak punya akan dihukum,” ucap Lee.
“Isu itu bukan cuma di Korea saja, tapi di seluruh dunia. Karena itu, saya ingin membawa isu ini,” papar Lee.
Dia turut andil sebagai director bukan tanpa alasan. Lee ingin film Keadilan: The Verdict diproduksi dengan lebih matang dengan formulasi baru.
Walau dia tak memungkini, dunia perfilman Indonesia juga sudah naik level.
“Harus ada dari Korea karena kami ingin menambah skill-skill yang mungkin belum pernah digunakan sekaligus meningkatkan kualitas film Indonesia. Karena saya percaya film Indonesia punya potensi yang besar untuk dunia,” jelas Lee.
Reza menambahkan meski digarap sutradara luar, namun cerita film tersebut sudah diramu dengan kearifan lokal. Dengan tujuan bisa lebih dekat dengan penonton Indonesia.
“Secara struktur cerita Indonesia banget. Dalam arti sesuatu itu terjadi di sekitar masyarakat kita,” ujar Reza.
Senada dengan Lee, menurut dia, Yusron merupakan sutradara yang sangat peka dengan isu sosial. Sehingga layak untuk menyutradarai film tersebut.
Aktor berdarah Maluku itu juga memastikan bahwa film Keadilan: The Verdict bukan diangkat dari kisah nyata, melainkan fiktif.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
